Breaking News

KKP dan Kemenag Rapat Bahas Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Tahun 2019

AMBON,N25NEWS.COM –  Untuk mensukses dan lancarnya penyelenggaraan pemberangkatan dan pemulangan Jama’ah Haji Maluku 1440 H/2019 M. Kantor Kesahatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Ambon dan Bidang Penyelanggara Haji dan Umroh (PHU) Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Maluku melakukan pertemuan koordinasi persiapan keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) dan pemulangan jemaah haji.

Rapat pertemuan yang berlangsung di aula asrama haji Waiheru, Rabu(26/6) dipimpin Kepala Kesehatan dan Kasi Upaya Kesehatan Lintas Wilayah (UKLW).KKP Kelas II Ambon Debora Making didampingi Kakanwil Kemenag yang diwakili La Fatah S.Ag dan Kabid PHU Yamin S.Ag, serta melibatkan seluruh panitia haji dari berbagai lintas sektor.

Dalam rapat yang berlangsung kurang lebih 120 menit, membahas
berbagai hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji tersebut. Berbagai masukan dan saran juga mengemuka bagi evaluasi penyelenggaraan haji tahun lalu, sehingga yang menjadi kekurangan dan kelemahan pada tahun yg lalu bisa di perbaiki dan diantisipasi sejak dini
Kemudian menyampaikan waktu dan tanggal keberangkatan, karena ada beberapa saran tentang alternatif waktu dan tempat pemberangkatan.

Dimana dalam paparan Kabid PHU Kemenag Maluku menjelaskan, koutan haji Maluku tahun 2019 berjumlah 1.272 jemaah yang terbagi dalam tiga kloter yang dijadwalkan kloter 12 yang terdiri dari JCH Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan Buruh diberangkatkan dari Bandata Internasional Pattimura Ambon menuju embarkasi Makasar pada tanggal 14 Juli 2019, kloter 13 yang merupakan JCA asal Kota Ambon diberangkatan pada tanggal 15 sama halnya dengan kloter 14 gabungan beberapa kabupaten Kota yang semuanya akan diberangkatkan dengan menggunakan penerbangan Lion Air.

“Rapat ini kan terkait dengan menyamakan presepsi yang terkait dengan proses keberangkatan da pemulangan. salah satunya menyampaikan agenda yang dimulai dari pentahapan persiapan asrama, masing-masing seksi sehingga tentu semua harus dikoodinasikan dan dikomunikasikan dengan baik melalui panitia yang sudah terbentuk, kita berharap seluruh panitia agar segera mempersiapkan hal tersebut,” ujarnya.

Baca juga :   Bimas Islam Kemenag Laksanakan Penyusunan Anggaran 2020

Dalam paparanya juga disinggung soal rencana pelepasan JCH Maluku oleh Gubernur yang dijadwalkan pada tanggal 13 Juli yang juga akan berlangsung di asrama haji.

Oleh karena itu dirinya berharap agar JCH sudah bisa berada sebelum acara pelepasan sehingga sangat diharapkan masing-masing kabupaten/kota sudah bisa berada di asrama sesuai waktu yang sudah ditentukan panitia haji provinsi.
Ia juga menyinggung soal koper JCH sudah harus berada di Ambon paling lambat tanggal 10 Juli, karena H-1 keberangkatan koper sudah harus berada di bandara.

“Diingatkan juga kepada seluruh JCH agar tidak membawa barang lain, selàin tas tentengan yang sudah disediakan berlogo Garuda,”pintanya.

Khusus JCH Kota Tual yang bisa langsung menuju Makasar, rencanya kurang lebih 50 JCH akan transit di asrama haji Waiheru.Sebab kalau mereka langsung ke Makasar dan belum pada waktu masuk asrama haji Sudiyan, maka tidak diijinkan akan masuk sehingga terpaksa harus mengeluarkan dana sendiri untuk menginap di hotel atau penginapan sampai waktunya masuk.

Terkait dengan Sanitase yang disampaikan pihak KKP Kelas II Ambon kata Yamin, pihaknya akan tetap menyesuaikan sesuai dengan asrama haji yang baru dibangun, namun secara kesiapan seluruh sanitasi sudah disiapkan sesui kebutuhan.

“Semua ini kan baru dalam uji coba, sanitasi ini kam termasuk dengan lingkungan dalam proses kebersihannya termasuk semua yang ada sini, intinya semuanya kami akan sipakan,”tegasnya.

Reporter :Rohim

Editor :Redaksi

About admin

Check Also

Kemenag Maluku Gelar Bimtek Simponi

AMBON,N25NEWS.com –  Kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Maluku melalui Bidang Bimais Islam melaksanakan Bimtek …