Home / Maluku / Komisi VI DPR RI Kunker di Pelindo IV Ambon

Komisi VI DPR RI Kunker di Pelindo IV Ambon

AMBON,N25NEWS.COM – Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Pusat melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di PT Pelindo IV Cabang Ambon. Bahkan hadir dalam paparan kunker tiga Diruktur Utama (Dirut) yakni, Dirut PT ASDP Pusat, Ira Puspadewi berserta Direktur Teknik Operasional PT ASDP Pusat, La Mane, Dirut PT Pelni Pusat, Insan El Tobing bersama Direktur Armada Capt Tukul Suharsono dan Direksi Pelindo Pusat, Yon Irawan.

Pantauan koran ini Selasa (31/7), Komisi VI DPR RI tiba di Kantor PT Pelindo IV Cabang Ambon yang terletak di kawasan jalan Yos Sudarsso Ambon  sekitar pukul 9.00 WIT dengan menggunakan mobil milik Pemda Maluku, dipimpin langsung Ketua Komisi VI Azam Azman Natawijana, bersama enam anggota komisi lainnya.

Selain ketiga Dirut juga turut hadir mendampingi pemimpinan masing=masing, General Manager (GM PT Pelni Cabang Ambon, Firman R, GM PT ASDP Ambon, Yulianto, GM PT Pelindo IV Cabang Ambon, Adi Novi Wahyudi, serta tamu undangan lainya.

Dalam rapat singkat Komisi VI DPR dan PT Pelindo IV Ambon bersama PT ASDP Ambon juga PT Pelni Cabang Ambon, Ketua Komisi VI DPR RI, Azam Azman Natawijana, menyampaikan tujuan kunjungan kerja Komisi VI DPR RI merupakan tugas dan kewajiban konsustisonal dewan dalam melakukan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan UU, termasuk APBN serta peraturan pelaksanaanya termasuk dalam ruang lingkup tugas Komisi VI serta program program dan kebijakan Pemerintah sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 17 MD3 tahun 2014 pasal 98 ayat 3 dan 40 F.

Dijelaskan, Maluku merupakan salah satu Provinsi di kawasan Timur Indonesia yang berada pada posisi yang strategis, karena berada pada jalur lintas Internasional, yaitu alur laut Kepulauan Indonesia. Letak yang stategis ini tentunya memberikan peluang bagi Provinsi Maluku sebagai pintu masuk barang dan jasa maupun orang yang perluh didukung dengan infrastruktur transportasi yang memadahi.

“Selain itu, Provinsi Maluku sebagai daerah kepulauan yang pasti membutuhkan sarana dan prasarana transportasi yang baik dalam memperlancar arus barang dan jasa dan orang, untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bekerja pada sektor prasarana dan transportasi laut punya peranan yang sangat penting dalam hal ini,” jelasnya.

Sementara itu, Direksi Pelindo Pusat, Yon Irawan, menuturkan  PT Pelindo IV Cabang Ambon selama beberapa tahun terakhir ini selalu memberikan kontribusi atau masukan yang baik kepada Pemerintah. Pada tahun 2017 lalu terjadi kenaikan yang cukup signifikan sekitar hampir diatas 40 persen jika dibanding tahun 2016 lalu. Bahkan pada tahun 2018 ini dapat pula mencapai target diatas sekitar 117 persen.

“Salah satu faktor yang menyebabkan sehingga terjadi kenaikan kerja atau peningkatan di PT Pelindo IV Cabang Ambon ini adalah pada tahun 2015 akhir lalu melalui persetujan Komisi VI DPR RI sehingga kami mendapat Pernyataan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 2 Triliun dengan tujuan untuk memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha PT Pelindo IV (perseoran) memalui pembangunan fasilitas dan pengadaan peralatan keperlabuhanan. Dan alamdulilah hasilnya sudah dapat digunakan dengan dapat meningkatkan kapasitas layanan dan dapat meningkatkan pendapatan perusahan,” ujarnya.

Usai mengadakan rapat bersama Komisi VI DPR RI langsung meninjuh area reklamasi Pelabuhan Yos Sudarsso Ambon, bersama Anggota Komisi VI DPR, juga didampingi oleh Direktur Utama PT ASDP Pusat, Ira Puspadewi, Direktur Teknik Operasional PT ASDP Pusat, La Mane, Direktur Utama PT Pelni Pusat, Insan El Tobing, Direksi Pelindo Pusat, Yon Irawan, General Manager PT Pelni Cabang Ambon, Firman R, General Manager PT ASDP Ambon, Yulianto, General Manager PT Pelindo IV Cabang Ambon, Adi Novi Wahyudi.

Kepada Wartawan, di Pelabuhan Yos Sudarsso Ambon, Ketua Komisi VI DPR RI, Azam Azman Natawijana, mengatakan khusus untuk PT Pelindo, PT Pelni dan PT ASDP kita Komisi VI tetap mendukung agar selelu kearah yang lebih baik.

“Tadi sudah ada penjelasan dari Direksi Pelindo Pusat. Maka itu saya mendorong untuk dijitalisasi. Jadi penumpang itu bisa beli tiket dimana saja. Dimana tidak perluh beli dilokasi tetapi bisa beli dimana saja. Dengan hal ini, maka dapat memudahkan penumpang atau masyarakat untuk mendapatkan tiket, baik itu di Pelindo, Pelni dan PT ASDP. Karene tujuan dijitalisasi itu adalah efisiensi atau kepastian,”akuinya.

Menurutnya, hal ini sangat membutuhkan proses edukasi dan membutuhkan waktu. Dan tidak ada masalah asal saja tetap dijalankan dan diinformasikan dengan baik, bawah ini adalah milik bersama atau milik negera yang harus perluh dijaga.

“Jadi Pelindo, ASDP dan Pelni ini merupakan pelayanan untuk masyarakat. Khusus untuk tugas Pelni itu misalnya kapal perintis. Bahkan sama halnya dengan tugas ADSP yang begitu luas. Olehnya itu, saya akan menyampaikan kepada Kementerian agar tetap dijaga jangan sampai seperti Merpati,” katanya.

Pasalnya, pada waktu duluh, saat penugasan pemerintah kepada Merpati untuk melakukan penerbangan melaksanakan penerbangan di wilayah Indonesia Timur dan tidak ada pihak suasat yang mau pada waktu itu. Akan tetapi begitu Merpati berjalan dan kawasan Indonesia Timur telah terbuka, suasta mulai masuk dilelang Merpatinya naik.

“Olehnya itu, kita ingatkan kepada Kementerian dan Pemerintah, bawah tugas-tugas Perintisan ini sudah jalan berpuluh-puluh tahun dilakukan dan jangan sampai Perintis ini sudah hidup di Wilayah Indonesia Timur, kemudian mati. Karena itu harus kita jaga bersama dan jangan sampai mati,” harapnya. Karena, kata dia, belum tentu pihak suasta ingin melakukan hal-hal seperti ini dengan keterbatasan kalau sudah jalan dan sudah hidup. “Hasil dari kunjungan kerja ini, akan kita bawah ke Jakarta untuk diperdalam yakni akan dibicarakan di Komisi dan melihat hal-hal apa yang harus kita dorong di Pelindi IV Cabang Ambon. Pelindo IV Ambon telah kita berikan PM Rp 2 Triliun pada tahun 2015 lalu dan hasilnya sudah kita lihat bersama sangat baik,” tambah Azam.

OlEH : Gali Markalin

About admin

Check Also

Kawasan RTH Dibangun Pasar ,Komisi III Siap Panggil Disperindag dan PUPR Kota

AMBON,N25NEWS.COM – Proyek kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang sebelumnya milik Dinas PUPR Kota Ambon …