Breaking News

Konfirmasi Pemberitaan Pergantian Kadus Wael, Pejabat Piru Sebut Tindakannya Sudah Prosedural

PIRU,N25NEWS.COM – Gerah atas pemberitaan pergantian kepala Dusun Wael, yang terus menyerang dirinya Pejabat Kepala Desa Piru, Royanto Manupasa meminta klarifikasi atas beberapa persoalan yang telah diberitakan media ini sebelumnya.

Ditemui di Piru, Kamis (21/2) Manupasa menyatakan pemberitaan menyatakan seakan-akan dirinya tidak berbuat apa-apa untuk mengatasi persoalan tersebut, tetapi saat mediasi, wartawan juga ikut sama-sama dengan Kita saat melakuan mediasi.

Manupasa mengungkapkan persoalan Pelantikan Kepala Dusun Wael,bebas dari intervensi politik dan Dia meminta namanya jangan dibawa- bawa,apalagi untuk pemberitaan yang menimbulkan konflik karena dapat mengakibatkan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinannya.

“Kalau sudah tidak ada kepercayaan Masyarakat maka,sulit untuk kita kasih himbauan terutama untuk himbauan -himbauan kesehatan dan kebersihan,” cetus Manupasa.

Menurut Manupasa prosedur Pergantian Kadus Wael yang ditempuh nya sudah benar,karena sesuai dengan UU Desa No 6 disebutkan bahwa perangkat Desa diangkat dan diberhentikan oleh pejabat Desa, itu hak mutlak hanya dalam Peraturan Pemerintah disebutkan harus disertai rekomendasi dari Camat.

Selain itu proses Pemilihan dilaksanakan sudah sejak lama dan berdasarkan usulan dari masyarakat.
Tidak hadirnya mantan Pejabat Kepala Dusun  juga ditanggapi oleh Dia, menurutnya kehadiran mantan Pejabat Dusun,Frans Mandaku hanya sebagai saksi” kegiatan itu adalah pelantikan sehingga mantan pejabat tidak perlu hadir

Baca juga :   Setuju Validasi Data JKN-KIS SBB, Kepala BPJS Maluku Tidak Mau Justifikasi Keputusan Bupati

Manupasa mengungkapkan, masalah pergantian Kepala Dusun Wael adalah pergantian biasa, dimana pada semua Dusun dilakukan pergantian Kepala Dusun  tanpa ada gejolak.

Bahkan Royanto Manupassa juga buka-bukaan soal prosedur pengangkatan Mantan Pejabat Wael, Frans Mandaku yang dilakukan tanpa pelantikan, ” Dia (Frans) Beta cuma kasih SK lalu jalan seng masalah kok,”ungkapnya.

Karena itu Pejabat Piru ini merasa heran  mengapa  persoalan Pelantikan Kadus yang  melalui mekanisme yang benar,namun di persoalkan.

Selain itu Manupasa  menambahkan bahwa sebelum akhir tahun 2018,dirinya telah memberitahukan kepada Mandaku untuk mengevaluasi.

“Kalau awal tahun 2019, Kita bikin Definitif saja,” sebutnya.

Apalagi kata Manupasa,posisi Frans Mandaku sebagai staf Kaur Desa yang membuat dirinya harus melepaskan jabatan Kadus Wael,meski begitu Pejabat Desa itu mengakui kehadiran Mandaku berhasil meredam permusuhan antar dua kubu di Wael.

La Ibu (Mantan Sekretaris Dusun) itu Dia punya kemampuan kurang memadai, otomatis kalau Hans tidak ada disana berarti kacau balau , tetapi Frans tidak bisa setiap hari ada disana, karena Dia punya tugas dan disini (di Balai Desa).

Reporter : Nicko Kastanja

Editor      : Redaksi

About admin

Check Also

Ippermal Minta Pemda SBB & Polres Tuntaskan Aksi Baku Jaga Lisabata -Mornateng

PIRU,N25NEWS.COM – Berlangsung Pemerintahan Kabupaten SBB dan Pihak Kepolisian Polsek Taniwel, diminta serius untuk menuntaskan …