Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Yohana Lololuan

KPU Kabupaten Kepulauan Tanimbar Siapkan Strategi Pemilu 2019 Dengan Baik

Berbagai kegiatan dan tahapan-tahapan penyelenggaraan pemilu yang terstruktur yang berdampak pada partisipasi pemilih yang tinggi dalam pemilu yang  merupakan indikator kesukseksan penyelenggaraan pemilihan umum.

AMBON,N25NEWS.COM-Berbagai kegiatan dan tahapan-tahapan penyelenggaraan pemilu yang terstruktur yang berdampak pada partisipasi pemilih yang tinggi dalam pemilu yang  merupakan indikator kesukseksan penyelenggaraan pemilihan umum.

Hal tersebut dikatakan Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Yohana Lololuan kepada awak media di Kantor KPU Saumlaki Kepulauan Tanimbar,minggu (10/02/2019).

Lebih lanjut Lololuan mengatakan,”KPU sementara mempersiapkan teknis pelaksanaan yang akan di sasarkan kepada sekolah-sekolah dan kampus-kampus yang berada di Kota Saumlaki dan sekitarnya,serta kegiatan sosialisasi ini akan dibantu oleh relawan demokrasi tapi KPU KKT sedang menunggu alat peraga untuk kebutuhan simulasi,”kata Lololuan.

KPU mengharapkan bahwa hasil dari sosialisasi ini adalah pemilih pemula dapat mengetahui tentang tatacara pemungutan suara dan berpartisipasi untuk memberikan suara pada saat pemilihan umum 17 April 2019 mendatang.

“Adapun kita akan melihat katagori pemilih pemula adalah pemilih yang baru pertama kali menggunakan/melaksanakan hak pilih yang berusia antara 17-21 tahun yang kebanyakan dari mereka adalah pemuda,pelajar dan mahasiswa,”ungkap Lololuan yang asal desa Lingat ini.

Konsentrasi kegiatan sosialisasi partisipasi pemilih akan dilakukan berdasarkan basis pemilih pemula,dengan sistem jejaring yang artinya sosialisasi awal yang dilakukan oleh KPU dan seterusnya mereka membantu menyambung  sosialisasi itu ke sasaran.

Selanjutnya proses sosialisasi tentang tahapan pemilihan umum dan rangkaian kegiatan pemilihan umum yang akan terus dilaksanakan sampai H-3,dengan tetap memperhatikan jadwal distribusi logistik pemilu pada seluruh penyelenggara.

Sejauh ini sosialisasi tahapan-tahapan penyelenggaraan pemilu sudah dilaksanakan pada Lanal dan Kodim 1507 Saumlaki serta steakholder yang lain,dengan demikian pemilu 2019 berbeda dengan yang lalu-lalu karena pemilu 2019 sudah ada yang namanya Daftar Pemilih Khusus (DPK) yang artinya DPK adalah daftar pemilih yang namanya tidak ada di daftar pemilih tetap dan daftar pemilih tambahan,tapi mereka memiliki KTP elektronik dan mereka wajib untuk menyalurkan hak pilih,”jelas Lololuan lagi.

Sementara itu jumlah pemilih di Kabupaten Kepulauan Tanimbar adalah 68.747 pemilih dengan jumlah pemilih laki-laki adalah 33.549,sedangkan jumlah pemilih perempuan adalah 35.198 yang tersebar di 10 Kecamatan,81 desa dan 1 Kelurahan serta tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 302 TPS,yang mana data tersebut dipakai sebagai acuan untuk mencetak logistik pemilu.

“Untuk itu Lololuan mengharapkan,agar semua komponen bersinergi mensukeskan Pemilu 2019,baik itu pemilu legislatif maupun pemilihan untuk Presiden yang dilakulan secara serentak dengan tetap menjaga asas-asas pemilu itu sendiri,serta tetap meningkatkan partisipasi pemilih,karena satu saja pemilih tidak menggunakan haknya maka hal itu turut mempengaruhi masa depan pembangunan NKRI dan teristimewa di Kabupaten Kepualauan Tanimbar,”tandas Lololuan.

Penulis : Aris Wuarbanaran

Editor   : Redaksi

sumber :www.mtbkab.go.id

About admin

Check Also

BKKBN Maluku Gelar Desiminasi Pengendalian Penduduk Di Saumlaki

Perwakilan BkkbN Provinsi Maluku melaksanakan kegiatan Diseminasi Kebijakan Pengendalian Penduduk dan Pembangunan Berwawasan Kependudukan di …