KUKM Provinsi Maluku Harap 2020 Bisa Dapat Dana Gulir Lagi

AMBON,N25NEWS.com-Sejak tahun 2011 Provinsi Maluku tidak tersentu kucuran pinjaman dana gulir dari Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) Kementerian Koperasi dan UKM RI,diharapkan pada tahun 2020 Maluku sudah bisa lagi mendapat bantuan dana gulir bagi Koperasi dan UMKM.

Adapun,Maluku tidak bisa mendapat bantuan dana gulir tersebut karena terdapat salah satu koperasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT),melakukan pinjaman modal usaha,namun pengurusnya tidak mengembalikan pinjamannya,sehingga Maluku kehilangan kepercayaan oleh pihak pemberi dana gulir tersebut.

“Maluku tidak diberikan pinjaman dana bergulir dari LPDB-KUMKM pusat sebagai akibat dari pelanggaran oleh salah satu Koperasi yakni Koperasi Lakunda Jaya di KKT,sehingga Maluku tidak bisa melakukan pinjaman dana gulir selama ini,”ungkap Plt Kadis Koperasi UKM Provinsi Maluku,Drs.Muhammad Nasir Kilkoda,kepada awak media di Kantor Koperasi dan UKM Karpan Ambon,rabu (15/01).

Lebih lanjut ia mengatakan,Koperasi tersebut melarikan diri dengan uang pinjaman senilai Rp.750.000.000 dan menjadi target DPO oleh Kepolisian dan sangat berdampak pada ketidak percayaan secara keseluruhan kepada Koperasi UMKM di Maluku untuk diberikan pinjaman dana gulir.

Namun,kata Kilkoda,harapan pinjaman dana bergulir dari LPDB-KUMKM Pusat kini terbuka setelah hari selasa tanggal 14 Januari 2020 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang diwakili Novita Anakota,SH.MH bersama aggota DPD lainnya melakukan rapat dengar pendapat bersama Menteri Koperasi dan UKM beserta jajaran terkait menyampaikan masalah yang di maksud kepada Menteri Koperasi dan UKM.

Baca juga :   Covid-19, Pegadaian Berikan Penundaan Batas Waktu Jatuh Tempo

Sebelumnya,Kilkoda mengatakan,Ibu Novita Anakota,telah meminta terkait dengan persoalan yang menjadi konsen Dinas Koperasi dan UKM di Provinsi Maluku,yang akan di sampaikan kepada pihak Kementerian Koperasi dan UKM.

“Kami sampaikan beberapa persoalan yang salah satunya adalah tentang pinjaman dana gulir dari LPDB KUMKM kepada Koperasi dan UMKM di provinsi Maluku yang telah 9 tahun lamanya tidak mendapatkan sentuhan dana gulir,”tutur Kilkoda.

Adapun,ia menandaskan,dengan adanya kerja serius dan adanya sinergitas yang dibangun oleh OPD,dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM,telah membuahkan hasil,yakni adanya respon langsung dari pihak LPDB KUMKM yang di hubungi langsung oleh Direktur Utamanya untuk meminta masukan data Koperasi produksi dan buyer di Maluku untuk rencana pemberian dana gulir.

Dengan demikian kesempatan kepada para pengurus Koperasi dan UMKM di Maluku terbuka luas untuk dapat memanfaatkan pinjaman modal dalam rangka memperkuat usaha dan ekspansi serta rekrut tenaga kerja bagi pengembangan usaha Koperasi dapat dilakukan.

“Saya berharap hal ini sejalan dengan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskiman serta menjaga SDA bagi kelestarian lingkungan untuk generasi sekarang dan akan datang,”tandas Kilkoda.

Editor : Aris W

Check Also

Cegah Covid-19, Napi Bisa Lebih Cepat Bebas Lewat Asimilasi dan Integrasi

AMBON,N25NEWS.com-Rumah Tahanan Kelas II Ambon,melakukan Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui asimilasi dan integrasi …