Breaking News

LAMI Minta KPK Usut Satker Proyek Irigasi Waibobi

AMBON,N25NEWS.COM  -Lembaga Apresiasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Maluku meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut satuan kerja (satker) pada proyek irigasi Waibobi Kecamatan Bula Barat Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Pasalnya proyek yang dikerjakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku dengan menelan biaya kurang lebih 100 miliar dan kini memasuki tahap kedua penyelesaian belum mengantongi dokumen Analisis dampak lingkungan (Amdal). Demikian penegasan disampaikan Sekertaris LAMI Wilayah Maluku Josantos Walalayo pada Berita Kota di Ambon, Sabtu(20/7/2019).

Dimana proyek Irigasi Waibobi tersebut, ini bersifat tahun jamak atau multiyears dan talah dikerjakan pihak BWS Maluku sejak 2018.

Dalam proyek yang dikerjakan secara bertahap, tahap pertama sudah selesai dikerjakan, bahkan anggarannya sudah dicair 100 persen dengan biaya sebesar Rp 72 miliar melalui APBN 2018.

Baca juga :   GMKI Berharap Pemkab SBB Lebih Memperhatikan Wilayah Pegunungan

Anehnya memasuki tahap kedua melalui APBN 2019 dengan nilai proyek sebesar Rp 27 miliar juga belum mengantongi ijin lingkungan atau Amdal, sebagai salah satu persyaratan.

“BWS bukan tidak tahu, tapi memang pura-pura tidak tau, kalau satu pekerjaan proyek, itu harus dilengkapi dengan surat-suratnya terlebih dahulu dan bukannya proyek dikerjakan, lalu mereka urusi amdalnya dan ini sudah merupakan tindakan melawan hukum,”ucapnya.

Untuk secara kelembagaan LAMI
menduga jika izin terkait amdal di curangi dengan menggunakan anggaran miliaran rupiah, ada dugaan kong kalikong yang terjadi di BWS sendiri terhadap proyek-proyek yang ada.
Dia mencontohkan, selaian proyek irigasi Waibobi, terdapat irigasi di waimatakabu yang juga bermasalah, dimana belum cukup setahun salah satu pintunya juga sudah jebol.

Reporter :Gali M

Editor :Redaksi

About admin

Check Also

Ketua DPD KNPI,Berharap Semua Pihak Dukung Kongres GMNI di Ambon

AMBON,N25NEWS.COM-Ketua Dewan Pimpinan Daerah Maluku Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku M. Faisal Saihitua …