Lewat Kampung KB,Kampung Air Tenggelam Di Desa Hunuth Tidak Terisolir lagi

AMBON,N25NEWS.COM- Setelah di bentuk 2018 kemarin, Kampung KB yang berada di Desa Hunuth,tepatnya di kampung Air Tenggelam RT 03/RW 01,maka secara otomatis telah memberikan perubahan baru terhadap masyarakat disitu,lewat dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) pengembangan Kampung KB terus berjalan.

Hal ini dikatakan Kepala Desa Hunuth,Jondri Kappuw kepada N25NEWS.COM,saat ditemui diruang kerjanya Kantor Desa Hunuth Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon,jumat (01/02/2019).

Tadinya akses masuk ke kampung Air Tenggelam sangat sulit sebab harus melewati medan jalan yang rusak dan becek ketika hujan,bahkan yang menggunakan ojek juga sulit,dengan demikian upaya yang dilakukan pemerintah desa Hunuth adalah dengan membuka akses jalan baru yang dapat dilewati kendaraan roda 4.

Ada juga masyarakat setempat yang dengan sukarela memberikan tanah milik mereka untuk membangun jalan,sekingga aktifitas dari masyarakat Air Tenggelam sudah aman dan lancar.Disamping itu juga ada bantuan-bantuan dari beberapa Dinas seperti Dinas PUPR dan Dinas Pertanian,mengapa Dinas Pertanian sebab latar belakang masyarakat Air Tenggelam hampir sebagian besar adalah petani.

“Kedepan kita akan membuat salah satu kawasan Wisata Agro Pertanian disitu yang nanti kita kerjasama dengan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa).Disana juga kalau musim panas sangat kesulitan air,tetapi bersyukur Dinas Pertanian sudah membangun bak penampung air,serta juga ada bantuan lain seperti traktor untuk kelompok-kelompok tani,”jelas Kappuw.

Sementara itu dipilihnya kampung Air Tenggelam sebagai kampung KB,karena belajar dari pengalaman bahwa kampung KB ini harus dirobah kampung tersebut yang tadinya daerah yang tidak tersentuh,tidak terlayani dengan baik dan kampung Air Tenggelam ini terkesan sangat kumuh.

“Pengalaman saya ketika saya di undang bersama Sekda menerima BkkbN Award di Kalimantan dan memang pada saat itu kami kunjungan lapangan ke salah satu kampung KB yang ada di Kalimantan sana dan memang kampung itu duluhnya sangat kumuh tetapi dengan adanya program kampung KB maka kampung itu sudah sangat maju dan berkembang,”ungkap Kappuw.

Sekarang kampung KB yang ada di kampung Air Tenggelam roda perekonomiannya sudah sangat baik,sebab akse jalannya sudah sangat baik sehingga aktifitas masyarakat untuk menjual hasil pertanian mereka sudah semakin mudah,dibandingkan duluh yang untuk menjual hasil pertanian mereka,maka.mereka harus memikul hasil panen dengan berjalan kaki sejauh 1 km lebih.

“Memang ada instansi-instansi lain yang memang kemarin kami sudah usul terkait dengan lampu-lampu jalan yang mana berada di jalan-jalan utama,karena memang akses dari desa induk (Hunuth) ke kampung Air Tenggelam kalau malam itu sangat gelap sekali dan itu jaraknya ada sekitar 2 km lebih,”tandas Jondri Kappuw.

Penulis : Aris Wuarbanaran

Editor    : Redaksi

Check Also

Realita Pengungsi Dusun Kamarue Desa Waai

AMBON,N25NEWS.com-Gempa bumi yang tejadi secara berentetan pekan lalu membuat masyarakat di dusun Kamarue Bawa desa …

×

N25NEWS.com