Breaking News
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Johana Lololuan

Lololuan : Kaum Disabilitas Miliki Hak Konstitusional Dalam Pemilu

AMBON,N25NEWS.COM-Kelompok orang-orang yang memiliki keterbatasan diri yang sering disebut dengan kaum disabilitas adalah bagian dari warga negara Indonesia yang juga memiliki hak konstitusional untuk ada dalam Pemilu (Pemilihan Umum) Tahun 2019 baik pemilu legislatif maupun pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Johana Lololuan kepada awak media di Kantor KPU Saumlaki,kamis (14/02/2019).

Lebih lanjut Lololuan mengatakan,”Jika dibandingkan dengan pemilu sebelumnya,kaum disabilitas di Kabupaten Kepulauan Tanimbar relatif bertambah,yang sesuai data KPU Kepulauan Tanimbar yang teridentifikasi dalam daftar pemilih tetap (DPT) ada sekitar 237 penyandang cacat,”kata Lololuan.

KPU akan memberikan sosialisasi dengan menggunakan alat peraga,bagi mereka yang tuna netra dan tuna rungu,dengan bagaimana cara melakukan pencoblosan menggunakan alat peraga sehingga kaum disabilitas dapat menyalurkan hak pilih mereka dengan menggunakan huruf briler.

Sementara itu dari 237 pemilih kaum disabilitas ternyata lebih banyak di Kecamatan Tanimbar Selatan,maka sudah barang tentu mereka para kaum disabilitas berhak untuk berada dalam daftar DPT,di Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang mana sesuai dengan mekanisme dalam pemilihan umum.

Baca juga :   Bupati Jadi Inspektur Upacara Memperingati Detik-Detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI Ke 74 Di SBB

“Jadi mereka harus mempunyai alat bantu untuk bagaimana cara dan kiat-kiat agar mereka bisa menggunakan hak pilih kita wajib juga memberikan alat peraga karena mereka adalah salah satu dari basis pemilih,maka kita juga akan memberikan teknik-teknik sosialisasi yang berbeda dengan non disabilitas,”jelas Lololuan.

Kaum diaabilitas punya hak pilih yang tidak perlu dimarginalkan,tetapi kaum disabilitas adalah warga Negara Indonesia yang mempunyai hak pilih sesuai UU Pemilu dan juga peraturan KPU,dengan demikian sosialisasi ini dapat membuat kaum disabilitas tidak ada dalam golongan putih (golput).

“Untuk itu harapan saya sebagai Ketua KPU Kepulauan Tanimbar yang mana sebagai penyelenggara,bahwa penyandang disabilitas dapat menggunakan hak pilih dalam pemilihan umum 2019 yang sebagai mana diamanatkan dalam undang-undang,”tandas Lololuan.

sumber – ©diskominfo-mtb

Penulis : Aris Wuarbanaran

Editor    : Redaksi

About admin

Check Also

Gelar Konsultasi Renstra , Staf Ahli LPPM Paparkan Kondisi Riil & Peluang Buano

PIRU,N25NEWS.COM – Dalam rangka merevitalisasi kearifan lokal untuk pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) berkelanjutan di …