Masyarakat  Apresiasi  Langkah Pengadilan dan Kejaksaan Negeri Masohi Menyidangkan  Kasus Pasanea

AMBON,N25NEWS.com  –  Sejumlah anggota masyarakat saat di temui dan di minta keterangan  mengapresisasi langkah yang di lakukan Pengadilan  dan Kejaksaan Negeri Masohi dalam menuntaskan kasus pencurian dan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa Dullah Patilouw di Pasanea Seram Utara Barat Kabupaten  Maluku Tengah  16 Maret 2019.

Ade Tululele salah satu masyarakat asal Desa Kulur mengatakan,perkara yang mereka ikuti lewat media  yang sudah bergulir selama satu tahun itu akhirnya di sidangkan di Pengadilan Negeri Masohi,hal ini membuat dirinya merasa takjub Karena apa yang  dambakan keluarga korban  akan keadilan akhirnya datang juga.

Selain itu di persidang juga sudah,terungkap fakta baru tentang jumlah para pelaku yang melakukan aksi tersebut.Hal ini katanya dibuktikan dengan keterangan tersangka RT di bawah sumpah dan tidak  bawah tekanan  bahwa tersangka dalam melakukan aksinya tidak sendirian melainkan berjumlah 4 orang terdiri RT,Adiman Nurlete ,Rizki Salaputa dan Rudiani Salaputa yang menjadi eksukutor tersangka RT dan Adiman Nurlete.

“Dalam sidang perdana  yang di pimpin hakim tunggal Rifai Tutubayo SH,telah menetapkan dan memerintahkan Jaksa untuk menetapkan saudara Adiman Nurlete sebagai tersangka  serta memerintahkan pihak kepolisian melakukan penyelidikan ulang untuk mengungkap tersangka lainnya dan aktor di balik peristiwa ini,”jelas Tuhulele.

Menurutnya,sikap profesional dan ketegasan dari hakim inilah yang membuat masyarakat dan keluarga korban merasa di lindungi,sehingga dengan tindakan ini  penilaian masyakat akan kinerja pihak Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Masohi yang sangat baik.

Selain itu kata Tuhulele yang patut diapresiasi lagi,perintah Hakim ini lansung di respon oleh pihak Kejaksaan Negeri Masohi dengan berkoordinasi dengan Kepolisian dalam hal jnj Polres Maluku Tengah.

Apalagi katanya,pasal sangkaan yang di berikan JPU kepada tersangka yaitu pasat 365  ayat 4 ternyata terbukti di persidangan,hal inilah yang membuat dirinya dan publik memberikan apresiasi kepada hakim tunggal Rifai Tutubayo,SH dan Kejaksaan Negeri Masohi.

“Hal ini yang membuat kepercayaan public terhadap pengadilan dan Kejaksaan semakin tinngi karena gerak cepat dan keseriusan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri dalam menuntuskan Perkara Pasanea mendapat anjungan jempol,inilah dambakan masyarakat, kwalitas aparat penegak hukum yang baik,”ujar Ade Tuhulele pada N25NEWS.com.

Kalau dirinya mengikuti perjalanan kasus ini,kalau  pihak kepolisian mau bekerja jujur,maka penanganan perkara ini bisa cepat selesai dan di sidangkan namun sepertinya yang  kita saksikan bersama ,perkara ini baru di sidangkan 17 Maret 2020 pekan kemarin

“Alhamdullilah,Tuhan itu Maha Adil bagi keluarga korban,sehingga kebenaran bisa di temukan di persidangan,”ujar Tuhulele.

Hal senada juga di sampaikan salah satu masyarakat Lisabata Taufik Akbar,katanya kalau dia mengikuti perkembangan kasus Pasanea ini,Jika proses penyidikan dan penyelidikan oleh Polsek Pasanea sampai menetapkan tersangka RT( 16 th) yang notabene anak di bawah umur telah berkata jujur bahwa pelakunya adalah dirinya dan Adiman.Hal ini juga  di dukungan dengan keterangan korban sebelum meninggal bahwa pelaku yang melakukan aksi ini berjumlah 2 orang,maka kasus ini tidak akan berlarut-larut dan menyita perhatian publik.

Namun kata Akbar,apa yang di buat penyidik Polsek Pasanea saat itu tetap memaksa untuk menetapkan satu orang tersangka anak dibawah umur yaitu RT.

Hal ini membuat public  bertanya-tanya ada apa dan kenapa Polisi mengabaikan harga dirinya dan sikap profesionalismenya,sedangkankan di satu sisi Pimpinan  Polri menginginkan Kepolisian sebagai pengayom dan pelindung masyarakat serta pubya sikap profesioalisme.

“Untungnya keluarga korban sebagaimana yang ada di pemberitaan,  masih mendapatkan keadilan itu di  Pengadilan Negeri Masohi dan Kejaksaan,”tambah Akbar.

Akbar berharap  jangan terjadi lagi pembodohan kepada rakyat kecil seperti gini dan  ke depan semua pelaku dan aktor di balik pembunuhan Pasanea  dapat di tangkap dan di penjarakan sesuai dengan perbuatannya.

“Jaman sudah berubah kita harus sama-sama meningkatkan profesional kita, sehingga  kita di hargai dan di cintai rakyat,”ujar Taufik Akbar.(***)

 

Check Also

Tersangka Pembunuhan Pasanea AN Harus Dihukum Seberat – Beratnya

MASOHI,N25NEWS.com – Sidang lanjutan kasus pencurian dengan kekerasan yang berujung meninggalnya RAP (71 th) di …