Masyarakat Desa  Seilale Lakukan Aksi Tolak Pelantikan Saniri Negeri

AMBON,N25NEWS.COM – Masyarakat Negeri Silale meminta Walikota Ambon, Richard Louhenapessy membatalkan pelantikan Saniri Negeri Silale. Hal ini disampaikan oleh Masyarakat Negeri Seilale langsung kepada Walikota saat akan dilangsungkannya pelantikan saniri negeri di Pattimura Park, Rabu (30/1/2019).

Welem Tehupuring yang mewakili masyarakat dan berkomunikasi dengan Walikota Ambon, meminta agar Walikota dapat membatalkan proses pelantikan karena dinilai tidak melibatkan keluarga Loppies, bahkan tanpa melakukan rapat dan pemberitahuan kepada masyarakat, justru yang dilibatkan hanyalah dua keluarga keluarga saja Tehupuring dan Kailola.

“Pelantikan Saniri Silale tidak boleh ada yang dilantik harus dibatalkan hari ini
Alasannya bahwa saniri negeri silale tidak pemberitahuan kepada masyarakat negeri silale untuk masalah ini,” kata Welem

Tak hanya itu, masyarakat Negeri Silale juga protes karena selama bertahun-tahun tidak pernah dilakukan musyawarah antara pejabat maupun saniri negeri dengan masyarakat. Dan dinilai tidak peduli dengan masyarakat yang ada di Negeri Silale. “Jadi kita sebagai masyarakat negeri silale peduli kepada negeri silale, tidak pernah ada musyawarah apapun dalam negeri Silale selama bertahun-tahun,” tuturnya.

Lanjut Tehupuring, Pejabat sementara yang baru diganti juga tidak pernah melakukan perkenalan dengan masyarakat Negeri Silale bahkan untuk nama pejabat tersebut saja masyarakat tidak tahu. “Pejabat sementara ini baru diganti, baru dua bulan kemarin sampai sekarang tidak pernah perkenalkan diri kepada masyarakat negeri silale bahwa ibu sebagai pejabat negeri silale yang kami tahu di negeri silale. Pejabat Yang baru karena tidak perkenalkan nama saya tidak tahu nama,” tambahnya.

Menyikapi hal tersebut, Walikota Ambon menggelar pertemuan terbatas bersama Wakil Walikota Ambon, Sekretaris kota Ambon, Kepala Bagian Pemerintahan, pejabat Negeri Silale dan Saniri Silale termasuk perwakilan masyarakat Silale. Hasil dari pertemuan terbatas itu, ternyata walikota tetap melakukan proses pelantikan dengan ketentuan akan tetap mengakomodir aspirasi dari masyarakat silale agar dapat dilakukan revisi dengan melibatkan juga keluarga Loppies.

Menurut Louhenapessy, Pemerintah Kota Ambon tidak memiliki kepentingan dengan adat apapun pada setiap negeri berbeda dan dirinya tidak ingin mengotori tangannya dengan turut melakukan intervensi pada negeri adat.

”Saudara ingat ya, saya tidak ingin mengotori tangan dan tidak ingin mengintervensi hal internal dari suatu negeri adat di kota ini,” pungkasnya

Penulis     : Mendy S

Editor       : Redaksi

About admin

Check Also

69 Siswa SDN 96 Ambon Resmi Jalani Proses Pembelajaran

AMBON,N25NEWS.COM – Sebanyak 69 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 96 Ambon, telah resmi mendapatkan proses …

×

N25NEWS.com