Home / Maluku / Masyarakat Kepulauan Nikmati Adanya Program Lumbung Ikan Nasional

Masyarakat Kepulauan Nikmati Adanya Program Lumbung Ikan Nasional

AMBON,N25NEWS.COM – Penataan, perbaikan, pengelolaan sumber daya perikanan itu wajib dilakukan dengan baik dan benar seperti halnya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan pengawasan terhadap praktek-praktek dalam pengelolaan sumber daya perikanan di Indonesia terlebih khusus di Provinsi Maluku.

Dengan adnaya kebijakan Presiden dan Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait dengan kebijakan Pemerintah untuk memastikan bahwa praktek Ilegal fishing, pengoperasian kapal ikan yang dibangun diluar negeri yang berukuran luar biasa besar, kemudian juga ada pelarangan pengalihan muatan ditengah laut dan pelarangan alat tangkap yang dapat merusak lingkungan seperti Trol.

Hal ini disamapaikan Dirjen Pengelolaan Daya Saing Kementrian Kelautan dan Perikanan Nilanto Prabowo kepada awak media di Kantor Gubernur Maluku,senin (16/04/2018).

Dikatakannya pengoperasian alat tangkap seperti Trol dapat membahayakan serta merusak ekosistem dan habitat di dalam laut yang dampaknya sangat dasyat.

“Bukan hanya Maluku sebagai lumbung ikan nasional tapi Indonesia secara keseluruhan dan ini akan menjadikan Indonesia sebagai kawasan yang paling sehat dengan Negara-negara manapun di dunia dan yang paling menikmati tentunya masyarakat-masyarakat kepulauan di seluruh Indonesia terutama di Maluku,”jelasnya.

Terkait alokasi anggaran Nilanto mengatakan alokasi anggaran pembangunan yang ada, di Bidang perikanan selama 1 tahun APBN itu tidak lebih dari Rp 7 Triliun dan ini untuk Indonesia, apa yang ingin dilakukan adalah mendorong, wilayah Maluku dan Indonesia itu menjadi lumbung ikan dunia. Itu yang lebih penting dan sekarang masyarakat dapat kondisi yang lebih baik.

Pemrintah sudah melarang melalui kepres (keputusan Presiden) No 44 Tahun 2015 tidak ada lagi investasi asing untuk mengoperasikan asing,memodali dan tidak boleh ada ABK asing.

“Justru sebaliknya Kepres No 44 Tahun 2015 membuka sampai dengan 100 persen modal asing untuk membangun, memperkuat inti dalam negeri,”tutupnya. (Aris Wuarbanaran)

About admin

Check Also

Rety Assagaff : Penghargaan Dharma Karya Kencana Dari BKKBN Kado Istimewa 6 Bulan Terakhir

AMBON,N25NEWS.COM-Mendapatkan penghargaan Dharma Karya Kencana dari Badan Kependudukan dan  Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) merupakan kado …