Breaking News

Matitaputty : 17 Ruas Jalan Berlubang Akan Diperbaiki

AMBON,N25NEWS.COM – Sebanyak 17 ruas jalan berlubang yang ada di kota Ambon akan diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kota Ambon.

Dari 17 ruas jalan tersebut, dua diantaranya berstatus milik Pemerintah provinsi Maluku yakni Jalan Saar Sopacua dan Jalan Sultan Baabulah. “Jadi jalan tanpa lubang atau Zero Hole akan dikerjakan di 17 ruas jalan dua diantaranya jalan provinsi yaitu jalan saar sopacua dan di waihaong jalan sultan baabulah,” ungkap Kepala Dinas PUPR kota Ambon, Enrico Matitaputty kepada wartawan di Kantornya, Rabu (10/4/2019).

17 Ruas jalan yang diperbaiki tersebut yaitu, Jalan Pattimura, jalan Ahmad Yani, jalan Setia Budi, jalan Imam Bonjol, jalan Tamaela, jalan Saar Sopacua, jalan Sitanala, jalan Sultan Baabulah, jalan Ay Patty, jalan D I Panjaitan, jalan Martha Alfons, jalan Kakialy, jalan Wem Reawaruw, jalan Benteng Kapaha, jalan Tabea Jou, jalan Gang Pos, Dan jalan Halong Atas.

Untuk dua jalan yang berstatus milik pemerintah provinsi, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi untuk perbaikan tersebut. “Kita sudah koordinasi dengan kepala bidang bina marga dan sudah oke untuk kita koordinir,” jelas Matitaputty.

Untuk itu, pihaknya memperbaiki jalan berlubang milik Pemerintah Provinsi, karena ruas jalan tersebut merupakan akses masyarakat kota Ambon untuk masuk ke pusat kota. “Sebagai wali di kota ini Pak Walikota tetap kita harus lihat dan kita tidak bisa klasifikasikan karena kalau kita klasifikasikan seperti itu kasihan sementara jalan di saar sopacua akses utama dari nusaniwe menuju kota,” terangnya.

Dikatakannya, ada 289 ruas jalan yang ada di kota Ambon, tapi untuk perbaikan ini difokuskan untuk jalan yang banyak dilewati oleh masyarakat atau yang padat lalu lintasnya. “Ada 289 ruas jalan di kota Ambon tapi ada ruas juga yang tidak ada lubang dan kita sudah data dan yang kita buat ini prioritas di jalan-jalan di muka dulu,” pungkas Matitaputty.

Dan untuk pengerjaan jalan berlubang tersebut akan dilakukan setelah pemilihan presiden dan pemilihan legislatif berakhir dan akan dilakukan malam hari untuk tidak mengganggu aktivitas lalu lintas dari masyarakat. “Kita minggu depan setelah abis pemilu, akan kita laksanakan dan ini sangat tergantung dengan pihak ketiga yang punya peralatan kita harus koordinasi dengan pihak ketiga dulu ini secara sukarela kita buat cuma kita beli perlatan dan aspal itu dari mereka karena kita tidak punya itu. dan kita pasti kerja malam supaya tidak ganggu aktivitas,” tuturnya.

Jalan di kota Ambon sendiri, diakuinya lebih dari 50 persen yang berlubang dan sekarang ada sekitar 100 hingga 150 jalan yang berlubang. Dan untuk saat ini pengerjaan dilakukan pada 17 ruas jalan dengan kondisi yang memprihatinkan. “Untuk jalan yang tidak ada lubang lebih dari 50 persen jadi mungkin tinggal 100 -150 ruas jalan yang ada lubang saja. kita sekarang buat yang 17 yang parah-parah ini dulu setelah itu mungkin bisa naik untuk yang lainnya,” ungkapnya.

Perbaikan jalan berlubang sendiri masuk dalam Unit Pemeliharaan Rutin dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). “Ini melalui UPR ini sebenarnya mau di masukan dalam perubahan cuma karena keterbatasan dana maka kita masukan dalam UPR,” imbuhnya.

Ia menargetkan pada tahun 2022 mendatang seluruh jalan yang ada di kota Ambon bebas lubang dan masyarakat dapat menggunakan jalan dengan kondisi yang sangat baik. “Kita berharap sampai dengan tahun 2022 tidak ada lubang di jalan,” tutupnya.

Reporter : Mendy S

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Walikota Ambon Minta Parkiran Depan MCM Harus Di Bersihkan

AMBON,N25NEWS.COM – Memelihara investasi dikota dengan julukan ‘Manise’ ini, maka Marka yang dipasang oleh Dinas …