Matrial Longsor Pasca Gempa Belum Ditangani Pemerintah, Tarif Transportasi Desa Tengah-Tengah Melonjak

AMBON,N25NEWS.com – Sampai saat ini, pihak Pemerintahan, belum juga menangani material longsor, jalur utama Desa Tengah-Tengah, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, pasca Gempa berkekuatan 5,2 magnitudo, yang mengguncang pulau Ambon dan sekitarnya, pada (10/10/2019) lalu.

Kini warga Tengah-Tengah memilih jalur alternatif yang dianggap lebih jauh. Namun hal ini berpotensi tarif transportasi melonjak, diantaranya, angkutan umum Desa Tengah-Tengah – Kota Ambon, Rp 7,000 menjadi Rp 10.000 per orang, ojek pulang-pergi di pasar Desa tetangga (Tulehu) Rp 15,000 menjadi Rp 20,000 / Rp 25,000.

“Ongkos transportasi naik (Mahal), akibat longsor belum disingkirkan, dan menimbulkan kelabilan untuk kita (Warga) keluar Desa” Kata Zaldy Maruapey, selaku pemuda Tengah-Tengah ( 14/11/2019).

Lebih lanjut, Maruapey mengatakan, sudah terlalu lama tidak ada kepastian ‘Kapan’ Pemerintah akan membuka akses baru. Sejumlah warga Tengah-Tengah telah berinisiatif, membuka jalur khusus kendaraan beroda dua yang tampak menggidikan di onggokan material longsor tersebut.

“Meskipun Sepeda motor sudah bisa pulang-pergi, warga disini masih merasa berat melewati jalan tersebut. Tolong Pemerintah segera menangani ini” Harapnya.

Reporter : Rian M

Editor : Redaksi

Check Also

Akses Jalan Ke Desa Peliana Rusak Berat,Pemuda Hatu Desak Pemda Malteng Untuk Memperbaiki

AMBON,N25NEWS.COM – Hasil-hasil Pembangunan pada hakekatnya harus di nikmati oleh seluruh lapisan masyarakat termasuk Akses …

×

N25NEWS.com