Breaking News

Mayat Warga Kudamati Ditemukan Di Lokasi Penumbukan Batu Negeri Urimesing Kota Ambon

AMBON,N25NEWS.COM-Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di lokasi penumbukan batu karang hutan Alinong Dusun Siwang Negeri Urimesing Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon,oleh salah seorang saksi yang juga adik korban Yan Piter Elwarin (50) dan rekannya.

Pada saat ditemukan korban dalam posisi tebgkurap dengan wajah menghadap ke tanah,korban sendiri diketahui bernama Hermanus Elwarin (60) merupakan warga Kudamati Lorong Tipka RT 01/RW 06 Kelurahan Kudamati Kecamatan Nusaniwe Ambon,kamis (14/3/2019).

Awalnya saksi bertemu korban di rumah korban lada hari rabu 13 Maret 2019 sekitar pukul 09.00 wit,saksi sempat mengajak korban pergi ke desa Laha untuk memijat (urut) anak korban ,tetapi korban mengatakan ke Laha nanti sore saja,sebab korban akan naik ke lokasi penumbukan batu,”tutur saksi dengan dialek Ambon.

Saksi menunggu korban yang telah pergi ke lokasi penumbukan batu batu karang sampai pukul 16.00 wit,tetapi korban juga belum juga pulang,akhirnya saksi dan beberapa saudaranya yang pergi ke Laha,setelah kembali dari Laha korban juga belum pulang,maka saksi dan saudaranya berusaha mencari korban tapi tidak ditemukan.

Kemudian keesokan harinya saksi dan rekannya Anton Ngarbingan naik ke lokasi penumbukan batu karang,setibanya di tempat istirahat (walang) milik korban,tetapi korban tidak ada,hanya ditemukan tas dan sendal jepit milik korban.

Saksi dan rekannya kemudian mencari korban di sekitar walang korban dan pada akhirnya saksi dan rekannya menemukan korban sekitar 3 meter dari walang korban,dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi tengkurap.

Melihat kejadian tersebut saksi langsung kembali kerumahnya dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada beberapa saudaranya dan Ketua RT dan pada saat itu juga RT langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Pada pukul 13.20 wit Kapolsek Nusaniwe bersama anggota Piket Pos Benteng,Patroli PRC Polres Ambon,Piket SPKT bersama piket INAVIS Polres Ambon dan Bid Dokkes Polda Maluku tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP.Sekanjutnya korban di evakuasi menujuh RS Bayangkara guna dilakukan tindakan medis penyebab kematian korban.

Senentara itu pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan telah diarahkan untuk membuat berita acara penolakan otopsi.Tetapi pihak keluarga bersedia untuk dilakukan tindakan medis berupa visum fisik luar dan ternyata dari hasil visum korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Reporter : Aris Wuarbanaran

Editor     : Redaksi

About admin

Check Also

Bawaslu Dan Solidaritas Hak Perempuan Kecam Keras Pemukulan Anggota Panwaslu Di Kep Tanimbar

AMBON,N25NEWS.COM-Berdasarkan laporan Bawaslu Kabupaten Kepulauan Tanimbar,telah terjadi pengeroyokan terhadap saudara Benedikta Yanubi (Pengawas Pemilu Desa …