Ketua Tim Kuasa Hukum Yayasan Anak Bangsa (YAB) 11 Provinsi Indonesia Timur Wilhelmus Soumeru

Memiliki Legalitas,Soumeru : YAB 11 Provinsi Indonesia Timur Siap Jalankan Aktivitas

AMBON,N25NEWS.com- Yayasan Anak Bangsa (YAB) 11 Provinsi Indonesia Timur,dapat menjalankan aktivitasnya,karena secara hukum telah sah dan memiliki legalitasnya secara resmi untuk melakukan misi kemanusiaan.

Hal ini dikartakan Ketua Tim Kuasa Hukum Yayasan Anak Bangsa (YAB) 11 Provinsi Indonesia Timur Wilhelmus Soumeru,kepada awak media di Sekretariat YAB kawasan Kudamati Ambon,rabu (14/9/2020).

Lebih lanjut Soumeru mengatakan, dengan dikeluarkan surat dari Menteri Hukum dan HAM telah memastikan bahwa yayasan ini sesuai dengan koridor hukum.Selain itu,untuk menjawab polemik yang selama ini berkembang di masyarakat termasuk kalangan Pemerintah yang masih mempersoalkan terkait legalitas lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan ini.

“Jadi, perlu saya tegaskan bahwa Yayasan Anak Bangsa Ini sudah mempunyai legalitas yang resmi dan siap melakukan aktivitas dan saya sekaligus saya menampik informasi yang di publik dan pemerintah bahwa YAB illegal dan klaim lainnya,”jelas Soumeru.

Dijelaskannya lagi,selama ini masyarakat termakan dengan informasi yang tidak benar sehingga mengklaim bahwa yayasan ini tidak benar atau tidak beres tanpa pernah mengetahui legalitas hukum termasuk tujuan dari yayasan ini sendiri.

Olehnya,dalam rangka meluruskan hal itu, Wilhelmus langsung mengklarifikasi ke pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tepatnya ke Bagian Pengawasan Lembaga Non Pemerintahan.Dan, penjelasan dari pihak Kemendagri bahwa YAB sudah sah secara hukum dan tidak perlu lagi meminta surat dari Mendagri.

“Jadi, yayasan ini tidak perlu lagi meminta surat dari Mendagri tetapi sudah sah secara hukum. Karena legalitasnya dari Menteri Hukum dan HAM. Sehingga sudah sah untuk melakukan aktivitasnya,” jelasnya

Tak hanya itu, lanjut Wilhelmus, yayasan juga berbeda dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM).Untuk LSM sendiri, seusai dengan penjelasan pihak Kemendagri masih harus menyampaikan surat permohonan ke Mendagri melalui Kesbangpol untuk diterbitkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT).

Baca juga :   Mundurnya Dirut,KNPI Maluku Minta Managemen Bank Maluku Jaga Solidaritas Internal

”Kami bukan LSM, dan dokumen yang dimiliki YAB sudah sesuai dengan koridor hukum untuk dapat beraktivitas di negara Republik Indonesia ini. Jadi, sekali lagi saya tegaskan bahwa yayasan ini resmi bukan abal-abal,” tegasnya lagi.

Diakui Wilhelmus pula, jika selama ini terjadi miss komunikasi hingga kemudian berdampak pada tertundanya aktivitas YAB 11 Provinsi Indonesia Timur dalam melaksanakan agenda kegiatannya.

“Mungkin dari pihak Kesbangpol berpikir bahwa ini bukan yayasan. Tetapi sebenarnya persyaratan yang kita (YAB, red) sudah masukan adalah yayasan. Cuma karena memang ini ketidaktahuan mungkin? Sehingga pengurus dari yayasan diberi petunjuk harus memenuhi syarat, kalau tidak yayasan ini bermasalah,” akuinya.

Olehb karena itu, Wilhelmus memastikan agenda kegiatan YAB bisa berjalan karena sudah memiliki kekuatan hukum tanpa harus memenuhi persyaratan seperti LSM.

“Rencananya besok (hari ini, red) saya mendatangi kantor Kesbangpol Provinsi Maluku. Karena sesuai petunjuk Pak Eko di Bagian Pengawasan Kemendagri agar saya segera bertemu dengan Kesbangpol sekaligus beliau juga akan telepon akan mengklarifikasi langsung melalui telepon agar tidak salah paham,” tandasnya.

Wilhelmus pada kesempatan itu juga, selaku kuasa hukum menjelaskan jika dirinya diminta YAB untuk menyelesaikan permasalahan yang menyangkut dengan legalitas yayasan.

“Tidak ada pelanggaran hukum satupun. Yang saya lihat selama dibentuk, tidak ada perubahan-perubahan, karena yayasan ini sudah mempunyai kekuatan hukum, sehingga sudah tidak ada lagi kendala sebab sudah legal,” jelasnya.

Untuk itu, Wilhelmus berharap seluruh elemen masyarakat, para tokoh juga instansi Pemerintah dapat mendukung aktivitas YAB 11 Provinsi Indonesia Timur ini.“Karena yayasan ini murni membantu masyarakat di 11 provinsi wilayah Indonesia Timur untuk bisa maju, cerdas dan terbantukan,” pungkasnya.

Reporter    : Aris Wuarbanaran

Editor        : Redaksi

 

 

 

 

Check Also

Hasil Proyek Perubahan PIM II Dipersentasikan Keper BKKBN Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Hasil proyek perubahan PIM II kepada mitra kerja terkait di Ambon,dipresentasikan Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN …