Mengenal “KAPISTA”

Oleh : Minsen Tenine

AMBON-Kapista merupakan kata sifat yang sangat terkenal di Maluku.Kapista juga mempunyai konotasi yang buruk,istilah kapista sering di sematkan untuk menggambarkan sifat perempuan (cakadidi) atau perempuan mandidi.

Kapista bermakna perempuan yang keras kepala yang susah di atur (egois),selain itu kapista di gambarkan sebagai perempuan yang mempunyai sifat keras namun bukan tomboy.

Kapista-Moluccan Fight System,menurut data yang di ambil oleh Mokuzaisport beladiri kapista di ciptakan oleh Michael Sahertian sejak tahun 2011.Kapista sendiri merupakan sebuah beladiri atau sistem beladiri yang di ambil dari esensi tarian Cakalele.

Dan menurut Michael Sahertian bahwa sebernarnya Cakalele adalah sebuah konsep beladiri namun banyak orang tahu bahwa cakalele hanya sebuah tarian.

Kapista telah mengambil pola dasar Cakalale sebagai bentuk dari sistem beladiri.Hal ini tentu sangat menarik karena Kapista-Moluccan System Fight merupakan upaya untuk melestarikan budaya orang Maluku dan sangat patut untuk di beri apresiasi yang tinggi.

Baca juga :   Buka Semarak Kuliner Ramadhan,Ini Pesan Sekda Maluku

Di kutip dari video penjelasan Michael Sahertian pada Channel Youtube Moluccan Fight System bahwa “KAPISTA sebagai kependekan dari Kombat Art For Protection Against Random Attack dengan mengacu pada sistem beladiri praktis mengunakan tangan kosong dan senjata alternatif.

Kapista adalah penyederhanaan dari beladiri Jujitsu di gabungkan dengan teknik-teknik dasar tinju.

Awal 2012 sampai pertengahan 2013 Kapista menjadi Kapista Combat Art dan kira-kira di pertangahan tahun 2013 kapista menjadi Kapista-Hybrid Fighting System.

Walauppin dalam perjalannya terjadi perubahan nama,namun pada teknik dan pola latihian tidak ada yang berubah dan tahun 2014 unsur tarin Cakalele masuk.

Tahun 2015 logo Kapista di perkenalkan kepada khalayak umum serta di kukuhkan sebagai sistem beladiri dari Maluku. “Namun belum begitu banyak informasi dan kajian ilmiah tentang beladiri KAPISTA- MOLUCCAN FIGHT SYSTEM.

Tetapi dengan adanya beladiri ini menjadi bukti bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman budaya.

Check Also

Buka Semarak Kuliner Ramadhan,Ini Pesan Sekda Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang, Minggu (28/4/2021), di depan Masjid Al’Fatah, Ambon, membuka dengan resmi …