Home / Opini / Mengenal Lebih Dekat Sosok Rovik Akbar Afifudin,Politisi Mudah Yang Berkualitas

Mengenal Lebih Dekat Sosok Rovik Akbar Afifudin,Politisi Mudah Yang Berkualitas

Rovik Akbar Afifudin satu dari sekian politisi  muda yang beberapa tahun terakhir menjadi sangat terkenal kiprahnya didunia politik

Bahkan nama Rovik juga disebut-sebut sebagai salah satu yang mengantar kemenangan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Maluku dengan nomor urut dua Murad Ismail-Barnabas Orno dalam perhelatan Pilkada beberapa bulan kemarin.

Pria keliharian Ambon 1976 mulai menitik karier dibidang politik diusia 21 tahun tepat di tahun 1997 dengan menempatkan diri sebagai anggota Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada  tingkat ranting di Air Salobar. Dimana PPP bagi Rovik merupakan salah satu partai politik yang sudah dikenal sejak almarhum ayahnya Muhamad Saleh Afifudin yang juga sebagai kader PPP.

“Karena orang tua beta juga PPP, jadi sejak pemilu pertama kali saya ikut dalam menggunakan hak pilih, beta sudah terlibat aktif sebagai simpatisan sampai kemudia menjadi penggurus partai dan terakhir menjadi ketua DPC Kota Ambon, kemudian dari sejak itu sudah terbentuk karakter politik beta dan pernah diterpa,”akui alumni fakultas Ekenomi UMI Makasar

Sepak terjang Politik Rovik mulai dikenal sejak terpilih sebagai anggota DPRD Kota Ambon pada tahun 2009 dari fraksi PPP, bahkan dalam komposisi keanggotaanya di DPRD Kota Ambon hingga tahun 2019 dengan kurun waktu dua priode.

Anak ketiga dari enam bersaudara pasangan almarhum  Muhamad Saleh Afifudin dan Haula Attamimi Bin Syamlan, selama menduduki kursi legislatif dikenal sebagai sososk politisi yang sangat kuat membela kepentingan rakyat, jika ada kebijakan pemerintah yang mengabaikan kepentingan masyarakat.

Hal itu dapat terlihat saat pembongkaran lapak milik warga di Jalan Jenderal Sudirman menjerit dan berteriak yang meminta asprirasi anggota DPRD, Rovik bersama anggota Komisi I tidak hanya berdiam diri, dengan mengambil solusi dengan memanggil pihak pihak terkait yang bertanggungjawab atas pemebongkaran tersebut.

Dari hasil perkawinan dengan Fidiah Adikyasa Ely, Rovik dikarunia dua putra , didalam keluarga sendiri Rovik juga dikenal sebagai sosok imam, taat beribadah dan sayang terhadap keluarga maupun tetangga disekelingi tempat tinggalnnya.

Pria lulusan UMI Makasar ini juga pernah selama enam semester menjenjang pendidikan pada Fakultas Ekonomi Unidar Ambon, selama diperguruan tinggi juga pernah dipercayakan sebagai ketua Mapala.

Bahkan pernah juga menjadi aktifis mahasisa di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan sempat dipercayakan menjadi  ketua umum HMI Cabang Ambon tahun 2004/2005. Dari HMI Rovik juga tergabung dalam organisasi kepemudaan KNPI Maluku ditahun 2007 /2009 yang diketuai Sam Latuconsina.

Dengan sejuta pengalaman organisasi dan dua priode di DPRD Kota Ambon, kini niat Ravik untuk maju lebih selangkah dengan mencalonkan diri sebagai caleg di DPRD Provinsi Maluku lewat dapil Kota Ambon.

Dari wawancara singkat Rovik menjelaskan, dalam kepimpinan organisasi dan regenerasi sudah saatnya  harus naik ke provinsi, sehingga memberi kesempatan bagi yang lain untuk menentukan pilihannya maju ke DPRD Kota Ambon.

“Saya kira kepentingan di DPRD Provinsi motivasinya sama saja, tetapi bagi saya tetap ingin melanjutkan perjuangan saya sebagai anggota DPRD Kota Ambon,”ungkapnya.

Motivasi yang mendorong diirinya menuju kursi DPRD Provinsi ada tiga hal yakni, sebagai kader PPP Rovik ingin tetap menjaga tradisi kursi PPP di DPRD Provinsi pada dapil Kota Ambon, sehingga tradisinya  tetap terjaga, sehingga kontribusi PPP dalam peroleh suara Kota Ambon di DPRD Provinsi tetap ada.

Selain itu Rovik ingin melakukan kerja kerja masyarakat yang cakupannya  lebih luas dari selama di DPRD Kota Ambon.

“Dengan Provinsi kita dapat melihat banyak hal, sehingga kita tidak hanya melihat di Kota Ambon tetapi juga bisa pada daerah kabupaten/kota lainnya,”ujarnya.

Bahkan jika terpilih sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi  hanya samata mata bekerja untuk kepentingan masyarakat yang menjadi wakil mereka untuk tetap berjuang untuk meningkatkan kesejaheraan masyarakat, dengan tetap menggunakan  moto lama terus berjuang dengan potensi pertama”Dukung Maluku Bisa”.

“Saya dari dulu tidak terpikir sebagai politisi, karena cita cita beta dulu ingin jadi PNS tetapi dalam perjalan kita juga punya masa lalu yang tentu tidak sama dengan anak muda sekarang, hingga akhirnya bisa terjun ke politik hingga sekerang,”cetusnya.

Oleh : Gali M

About admin

Check Also

LPMP Perannya di Pertannyakan

AMBON,25NEWS.COM-Sudah puluhan tahun Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Maluku ini berdiri tetapi perannya patut …