Menkes RI,Remi Memberi Nama RSUP Ambon Menjadi RSUP dr,J.Laimena

AMBON,N25NEWS.com-Menteri Kesehatan RI,dr.Nila Moeloek,Sp.M (K) secara resmi memberikan nama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Ambon,menjadi RSUP dr.Johanes Laimena,yang merupakan putra Asli Maluku.

“RSUP ini merupakan yang pertama di kawasan Indonesia Timur,bahkan rumah sakit ini sudah dapat melayani pasien di IGD,selain itu,pembangunannya di titik beratkan pada pembangunan layanan kesehatan pusat dan pratama,”ungkap Moeloek kepada awak media,disela-sela acara Peresmian nama RSUP,yang berlangsung di lokasi RSUP dr.J.Laimena,kawasan Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon,rabu (16/10/2019).

Lebih lanjut Moeloek mengatakan,peresmian nama itu,sekaligus menjadikan RSUP dr.J.Laimena sebagai RSUP di daerah ke 34 dan juga merupakan rujukan tertinggi di Provinsi Maluku,yang rencananya RSUP ini akan di opersikan secara maksimal pada tahun 2020 mentang.

Adapun Menkes menandaskan,masyarakat Maluku,khususnya di Kota Ambon akan menikmati layanan tingkat pratama dengan berbagai keunggulan,dimana hal itu dimungkinkan agar memudahkan akses kesehatan masyarakat Maluku.
“Tidak lama lagi saya akan melepaskan jabatan saya,maka itu,saya minta gubernur dan wakil gubernur,harus selalu mengawal pembangunan ini yang dilihat dari mutu, kualitas sumber daya layanannya,kebersihannya dan kualitas tenaga medisnya,”tutur Moeloek.

Sementara itu,kapasitas tamping pada RSUP dr.J.Laimena adalah 450 tempat tidur,dengan tipe RS kelas A,selain itu RSUP ini dibangun pada 2018-2019 diatas lahan seluas 36.000 meter persegi di kawsan Wailela pantai desa Rumah Tiga.
Untuk diketahu pembangunan RSUP ini dengan anggaran APBN pada tahap pertama sebesar Rp.214 milyar,sedangkan untuk tahap kedua sebesar Rp.166,8 milyar atau 89 persen dan ditargetkan akan beroperasi pada 1 Januari 2020.

Sementara itu,dikesempatan yang sama Dirjen Pelayanan Kesehatan RI dr.Bambang Wibowo mengatakan,untuk dokter nanti disiapkan di awal tahun itu adalah Rumah Sakit kelas B,yang juga ada dokter spesialis kasar dan juga spesialis nya.

“Kita juga akan siapkan sekitar 40-50 dokter spesialis dan juga akan disiapkan rujukan dari rumah sakit di wilayah Maluku dan Indonesia Timur,”tandas dr Bambang Wibowo.

Reporter : Aris Wuarbanaran
Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Monev Jaminan Sosial, Pimpinan dan Komisoner DJSN Kunjungi RST

AMBON,N25NEWS.COM – Dalam rangka melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan program jaminan sosial nasional (Jaminan kesehatan …

×

N25NEWS.com