Menteri Pertanian RI Resmikan Toko Tani Center Di Ambon

AMBON,N25NEWS.com-Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo meresmikan operasional Toko Tani Indonesia Center (TTIC) milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian provinsi Maluku di kawasan Kebun Cengkeh desa Batumerah Kecamatan Sirimau kota Ambon Sirimau,sabtu (30/5/2020).

Adapun,dalam kunjungan kerjanya ke Ambon dan meresmikan Toko Tani Center,Menteri Pertanian didampingi oleh beberapa stekholder didaerah seribu pulau ini yakni,Abdula Tuasikal anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem,Sekda Maluku Kasrul Selang dan Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq.

Pada kesempatan itu,Syahrul Yasim Limpo mengatakan Toko Tani Center yang di resmikan ini,hanya menjadi bagian dari stimulant Kementerian Pertanian dalam menstabilkan harga-harga pertanian yang ada di pasar.

“Toko Tani Center ini,selain ada sebelas bahan pokok dasar yang dibawa koordinasi kami (Kementerian Pertanian) dan kementerian lainnya,menjadi pusat informasi terhadap komoditas-komoditas pertanian yang ada,”katanya.

Selain itu,Toko Tani Center ini sekaligus menjadi tempat pemasaran komoditas milik petani seperti pada komoditas tomat,dimana petani mendapat tomat dari kementerian dengan harga Rp 8.000,sementara di pasar dipatok harga Rp 10.000 ,maka itu adalah contoh bahwa Toko Tani Center hanya sebagai stimulus.

“Stimulus itu adalah stimulant harga dan dinamika petani agar tetap semangat dan tentu kita harapkan agar semua kebutuhan masyarakat Maluku dapat kita dukung dan perkuat,”jelasnya.

Baca juga :   GerakET Salurkan Bantuan Sembako Pada Warga Terdampak Covid-19 Di Beberapa Titik Di Kota Ambon

Adapun,ia mengatakan kedatangannya ke Ambon bersama anggota DPR RI dari Komisi IV guna memperkuat komitmen bersama Gubernur,Bupati,Camat dan Kepala Desa serta TNI/Polri,guna mengawal ketersediaan ketahanan pangan secara mandiri di negeri raja-raja ini.

Sementara untuk komoditi cengkeh dan pala yang harganya menurun,maka pihak kementerian bersama pemerintah daerah akan membahasnya guna tingkatkan produktifitasnya,sebab kedua komoditi ini sangat penting untuk pasaran dunia.

Sedangkan terkait dengan adanya pertanian masuk sekolah,maka program ini akan tetap dilakukam walaupun saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19,membuat semua manejemen harus disesuaikan,namun program itu dibekap lebih kuat dengan program Family Farmer yang masyarakatnya diajak untuk membuat tanaman pekarangan.

“Untuk itu,perbiasakan juga untuk anak-anak melihat dan mengenal semua jenis sayur dan tomat serta cabai,disekitar rumah masing-masing.Karena bukan hanya anak-anak makan kentang di toko-toko frend rice,akan tetapi mereka harus tau bagaimana menanam buah dan itu harus kita capai dan semoga kita terus berjalan,”tandasnya.

Reporter      : M Nurlette

Editor         : Redaksi

 

 

Check Also

Peringatan HUT RI Tahun 2020,Hanya Tiga Paskibraka Yang Akan Bertugas

AMBON,N25NEWS.com- Upacara HUT ke-75 Republik Indonesia  pada 17 Agustus 2020 mendatang akan digelar secara terbatas. …