Home / Maluku / Minim Perhatian Atlit Olah Raga,Assagaf Kritik KONI Maluku
Wakil ketua DPRD Maluku Musahkir Assagaf

Minim Perhatian Atlit Olah Raga,Assagaf Kritik KONI Maluku

AMBON,N25NEWS.COM – Minimnya perhatian atas  atlit-atlit asal Maluku yang berlaga baik itu di pentas Nasional maupun di pentas Internasional membuat Wakil ketua DPRD Maluku Musahkir Assagaf merasa prihatin.

Ungkapan prihatin yang mendalam itu di utarakannya belum lama ini setelah mengantar atlit-atlit muda berprestasi ketemu dengan Gubernur Maluku.

Katanya,sungguh ironis Maluku yang di kenal sebagai gudang atlit ini ,para atlitnya memilih mengkang membela daerah lain daripada membelah daerahnya sendiri,ini terlihat KONI Maluku tidak bekerja.

“Saya kasih contoh yang paling terbaru,tidak pedulinya KONI Maluku mengelolah olah raga di Maluku yaitu atlit-atlit Maluku yang berlaga di Sea Games ke XVIII Jakarta-Palembang,mereka merasa Pemprof Maluku tidak peduli dengan mereka,karenaa mengecek keadaan mereka saja tidak sama sekali,apalagi di tambah kepulangan mereka  ke Maluku harus rela naik ojek ke rumahnya,ini sangat ironis,”ungkap Assagaf.

Perhatian dan kepedulian Pemerintah Daerah terutama dalam hal ini KONI Provinsi Maluku kata Assagaf,seolah-olah hanya menutup mata terhadap hal ini.Sementara itu juga Lembaga-lembaga yang dibawah naungan KONI seperti Pengprov dari semua Cabor yang ada di daerah ini juga mengelu mengenai tidak adanya perhatian terhadap para atlit Maluku.

Sementara itu Pemerintah Daerah setiap tahunnya menggelontorkan anggaran yang berasal dari APBD yang begitu besar kepada KONI Maluku,tetapi yang terjadi permasalahan mengenai kesejahteraan atlit disemua cabang olahraga (Cabor ) seakan menjadi permasalahan yang yang dari tahun ke tahun tidak pernah terselesaikan.

“Saya tegaskan,hal ini tidak lagi kita biarkan berlarut-larut,kita akan buat rapat koordinasi dan undang mereka para atlit dan pemimpin disemua cabor untuk mengevaluasikan dan mencari jalan keluar titik persoalan itu ada di mana ?, apakah KONI tidak bekerja secara baik atau karena mekanisme birokrasi yang tidak sejalan ini yang mahu kita dudukan,”jelas Muzahkir.

Iapun menilai KONI dengan steakholdernya koordinasinya belum terlalu bagus sebab secara kelembagaan semua cabor di Maluku sistim pembinaannya terbentur dengan masalah klasik yaitu anggaran serta tidak ada perhatian serius KONI,”jadi semua anak Maluku yang berprestasi keluar ke daerah lain karena tidak dihargai di daerahnya contoh peserta Asean Games pulang naik ojek itu kan miris sekali,”tandasnya.

“Saya berharap semua pihak mari sama-sama bergandengan tangan untuk  membangun olah raga di Maluku dan untuk KONI mari kita tingkatkan prestasi olah raga di Maluku untuk kembali mengharumkan nama Maluku di bidang olahraga baik itu tingkat Nasional maupun Internasional,”pungkasnya.

Oleh : Aris Wuarbanaran

 

 

About admin

Check Also

Musaad Buka Diklat Revolusi Mental, Fungsional Guru dan Teknik Penilaian Angkah Kredit Penghulu

AMBON,N25NEWS.COM – Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Fesal Musaad membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) …