Breaking News

Minta Kepsek Diganti, Puluhan Guru SD 79 Mogok Mengajar

AMBON,N25NEWS.COM -Dianggap sudah tak memiliki eksistensi dalam memimpin, puluhan guru SD Negeri 79 Ambon  mengadakan aksi mogok mengajar yang meminta Zubaedah Holle dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Sekolah (Kepsek).

Aksi ini dilakukan setelah surat pengaduan yang  dilayangkan kepada Sekot Ambon, DPRD Kota Ambon dan Dinas Pendidikan.

Dalam surat pengaduan yang tertuang dalam 17 item menyebutkan, berbagai prihal yang menyangkut dengan kebijakan sepihak yang diambil Kepsek SD Negeri 79 yakni, selama Zubaeda Holle diangkat sebagai Kepsek hingga saat ini, para guru merasa tidak nyaman, bahkan sering terjadi perkelahian antara guru dengan guru akibat ulah kepsek sendiri yang tidak pernah berpikir untuk melakukan penyelesaian.

Selain itu Kepsek juga sering mengancam guru untuk dimutasikan, jika tidak mau mengikuti aturan mainnya dan terkesan mengaduh domba antara guru dan merendahkan guru.

Bahkan dalam penggunaan dana BOS Kepsek tidak melakukan transparan, termasuk berbisnis dalam penjualan artibut seragam sekolah sampai pada penjualan raport dan sampul, sementara khusus raport telah dianggarankan dalam APBD.

Bukan hanya itu dalam laporan pengaduan juga disebutkan, Kepsek tidak memiliki itiked baik untuk menunjang sekolah dalam proses belajar mengajar dengan tidak pernah membeli fasilitas komputer dan infokus yang sangat dibutuhkan.

Kepsek juga sering mengeluarkan kata yang mengarah ke ras yang bisa menimbulkan pemicuh.

Bahkan lebih parah lagi, guru disuruh berjualan dengan alasan mencari dana untuk study tour, namun ternyata setelah dana terkumpul sebesar Rp 58 juta, dana tersebut diperuntukan untuk jalan-jalan keluarganya, sehingga tidak ada study tour dari dana penjualan guru-guru.

Ironisnya lagi dana BOS yang seharusnya digunakan untuk operasional sekolah, itu malah digunakan untuk membayar hutang dipegadian dari perhiasan emas yang digadai, alhasil berbagai laporan terkait dengan penggunaan dana BOS terkesan direkayasa dengan berdalil membayar hutang mantan Kepsek sebelumnya, padahal semuanya itu adalah pembohongan yang dilakukan. Holle selaku Kepsek.

Baca juga :   99 Siswa Lulusan SMAN Siwalima Ambon Di Wisuda

Terkait dengan hal tersebut kata Fauzia Malik salah satu guru yang juga melakukan mogok mengajar saat dihubungi N25NEWS.COM via selulernya, Senin(11/2) dirinya mengakui kebijakan yang diambil Kepsek sering tidak sesuai dengan pemimpin dilembaga pendidik, sehingga yang bersangkutan harus segera diganti dengan yang lain.

“Kami semua ada 21 guru ASN ditambah guruh honor tiga yang melakukan aksi mogok mengajar, sampai yang bersangkutan diganti, baru kita bisa kembali mengajar,”pinta guru tersebut.

Malik juga mengatakan kekecewan terhadap penggunaa  dana study tour yang rencannya akan berangkat dibulan Desember,.namun itu.hànya.tinggal janji semata tapi.tidak pernah dilaksanakan, lantaran anggaranya sudah habis terpakai untuk kepentingan pribadinya dengan keluarganya.

“Kami dipaksa untuk berjualan dan uangnya nanti untuk study tour, giliran uang sudah terkumpul, bukan digunakan untuk kepentingan guru, tapi malah digunakam untuk  keperluan pribadi.

Pernyataan yang sama juga dilontarkan Sulaiman Morna yang juga guru pada SD tersebut yang mengatakan, bahwa Zubaedah Holle sudah tidak layak memimpin SD 79 Ambon sehingga perlu ada pergantian Kepsek baru yang memiliki integritas dan kemuan dalam memajukan pendidikan di SD tersebut

Pernyataan itu sekaligus bentuk aspirasi guru agar kepsek.diganti dengan alasan kepala sekolah tak profesional mengelola sekolah dan tak transparan dalam kepemimpinannya.

Selain itu, kepala sekolah dianggap tak komunikatif dengan guru dan tenaga administrasil, serta tidak melaksanakan tugas sebagai seorang guru sebagaimana di atur dalam peraturan perundangan yang berlaku.

Juga, selama menjabat sebagai kepala sekolah  tak transparan dalam mengelola keuangan sekolah, bahkan melalukan pungutan yang dianggap pungli.

“Kami semua sepakat jika kepsek tidak diganti, kami tidak akan mengajar, karena kami perduli dengan kemajuan lembaga pendidikan tersebut, sehingga hal ini menjadi avaluasi DPRD dan Pemkot Ambon.

Penulis : Gali M

Editor   : Redaksi

About admin

Check Also

Pupuk Iman Siswa, MIN 1 Ambon Gelar Pesantren Ramadhan

AMBON,N25NEWS.COM -Dalam rangka memupuk iman dan taqwa siswa/siswi, MIN 1 Ambon melaksanakan Pesantren Ramadahan. Kegiatan …