Home / Kab. MTB / Miris, Listrik Langkah Di Kecamatan Yaru, MTB

Miris, Listrik Langkah Di Kecamatan Yaru, MTB

AMBON,N25NEWS.COM – Kelangkaan listrik di kecamatan Yaru Kabupaten Maluku Tenggara kini menjadi keluhan masyarakat setempat.

Miris memang, realitanya tak sesuai dengan harapan masyarakat. Untuk itu dirasa perlu adanya perhatian pemerintah kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Pasalnya, pada era modern seperti ini masih ada yang belum merasakan adanya kehadiran listrik daerah. Hal ini kemudian disebut kelangkaan listrik.

Kelangkaan listrik ini kemudian terjadi pada 6 desa di kecamatan Yaru, diantaranya Romean sebagai kota kecamatan, Rumngeur, Awear, Sofyanin, Walerang dan Adodo Fordata.

73 tahun sudah Indonesia merdeka tetapi masyarakat di keenam desa di kecamatan Yaru ini tidak pernah merasakan bagaimana itu terangnya Listrik itu.

Itulah mengapa, Selama ini yang terjadi didesa-desa tersebut masyarakatnya hanya menggunakan pelita dan lampu petromaks menerangi setiap malam mereka selama 73 tahun.

Pemerintah dalam setiap visi dan misinya selalu selalu mengedepankan program – progaram yang pro rakyat yang didalamnya tentang listrik tetapi dalam penerapannya hanya merupakan omong kosong belaka .

Sedangkan dilain sisi juga Pemerintah didaerah setempat sibuk dengan urusan – urusan politik dan kepentingan mereka yang hanya untuk menggemukan kantong.

Kontribusi putra – putri dari daerah untuk Republik ini cukup signifikan salah satunya dibidang pendidikan.

Para Guru dari kecamatan yaru memainkan peran penting dalam mencerdaskan kehidupan Bangsa dan perlu di ingat bahwa guru – guru ini sudah berjuang dari saman penjajahan tanpa mengenal pamri demi membrantas buta huruf di seluruh daerah di Nusantara ini.

Fakta membuktikan bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang, dengan keterbatasan tapi para guru dari ke 6 desa ini bisa membentuk manusia – manusia yang sukses dan punya kontribusi pada Bangsa dan Negara ini.

Sejarah mencatat bahwa guru – guru dari daerah ini pernah mengajar bukan saja di daerah – daerah di Maluku tetapi mereka juga mengajar di pulau jawa.

Kurang apa lagi kontribusi dari putra – putri bagi Negara tercinta ini, mereka telah berikan kontribusi pada Negara lalu Negara berikan apa pada masyarakat di daerah tersebut. Wakil Rakyat dimana ? jangan hanya tidur waktu sidang soal rakyat. setiap kali paripurna tidak pernah wakil rakyat yang terhormat ini menyentil soal listik ini, apalagi mau mengawalnya. mungkin anggaran lagi alasannya.

Untuk itu dimintakan kepada semua pemengku kepentingan, baik itu Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Kabupaten untuk dapat melihat hal ini sebab masyarakat disana sangat mengharapkan adanya penerangan seperti pada daerah – daerah lain di Republik ini, agar pembangunan yang merata di segala bidang itu, jangan ucapan dibibir saja.

Kritik Bagi Pemerintah !

Oleh : Aris Wuarbanaran

About admin

Check Also

Pemda MTB Gelar YACHT RACE Darwin – Saumlaki 2018

SAUMLAKI,N25NEWS.COM-Lomba Yacht Race yang diselenggarakanPemda MTB merupakan agenda tahunan, sebagai bentuk kerjasama antara Pemerintah Daerah …