Home / Maluku / Nilai Adat Melahirkan Budaya Gotong royong dan Kepentingan Bersama

Nilai Adat Melahirkan Budaya Gotong royong dan Kepentingan Bersama

AMBON,N25NEWS.COM-Tatanan mondial juga memberi dampak tersendiri dan sangat singnifikan terhadap kenyataan tatanan suku-suku bangsa di Indonesia.Nilai dan budaya yang dijunjung tinggi oleh suku-suku bangsa di Indonesia seperti saling membantu,gotong royong dan mementingkan kepentingan bersama.

Hal ini disampaikan dalam sambutan Plt Gubernur Maluku yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Hamin Bin Taher pada acara Pengukuhan Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indoneia Provinsi Maluku 2018 dilantai 7 kantor Gubernur Maluku,rabu (09/05/2018).

Lebih lanjut Bin Taher Mengatakan kehadiiran Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia (LEMTARI) menurut “saya adalah sebagai lembaga yang concem dan berbasis pada khazanah adat dan memiliki peran strategis dalam merespon realita,dinamika modial atau globalisasi,”katanya.

Mengenai adat, ini adalah salah satu persoalan serius yang kita hadapi hari ini.Kita belum memiliki status khazanah adat di Maluku.Apakah masih hidup tapi sudah tidak aktif lagi alias “hidup segan mati tak mau”,ini dibutuhkan untuk merumuskan kebijakan strategis terkait dengan pengembangan khazanah adat di Maluku.

Hal tersebut bisa  dijalankan dengan benar oleh LEMTARI,maka masyarakatadat di Maluku akan mampu merespon yaitu dengan dapat memposisikan identitas kebangsaan Indonesia dalam tataan mondial dan mampu melakukan penguatan identitas suku bangsa sebagai respon terhadap globalisasi.

Untuk itu Pemerintah Daerah  Maluku selalu terbuka terhadap steakholder yang serius pada khazanah adat di Maluku untuk bersama-sama dan bekerjasama untuk pengembangan,penguatan dan pelestarian khazanah adat di Maluku.

 

About admin

Check Also

Pemprov Maluku Dapat Jatah 302 Orang Dalam Penerimaan CPNS 2018

AMBON,N25NEWS.COM – Pembukaan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara nasional sudah mulai dilakukan tanggal …