OJK Gandeng Dinas Koperasi Malteng Gelar Business Matching

MASOHI,N25NEWS.com – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menggandeng Dinas Koperasi dan usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maluku Tengah, untuk menggelar Business Matching Pembiayaan UMKM di Masohi. Sosialisasi tersebut berlangsung di pasar Binaya Masohi, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Minggu (17/11).

Kepala OJK Maluku, Bambang Hermanto dalam sambutannya mengatakan, OJK merupakan lembaga yang mengatur dan mengawasi lembaga Jasa Keuangan yang ada di Maluku.

Menurut Ia, pihaknya juga ditugasi untuk melakukan edukasi dan perlindungan konsumen.
“Pelaku usaha mikro dan kecil yang ada di daerah-daerah ini, juga harus mengerti dan memahami mengenai produk-produk jasa keuangan, selain produk simpanan juga produk terkait dengan pendanaan usaha,” katanya.

Untuk itu, lanjut Bambang, hal ini itu sangat penting karena masyarakat melaporkan yang masih saja tertipu terkait dengan investasi bodong.

“Ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang menawarkan investasi dengan imbalannya tinggi masyarakat tergiur. Kami juga meminta supaya masyarakat kalau untuk berinvestasi investasinya di lembaga lembaga jasa keuangan yang formal yang diawasi oleh OJK dan diawasi oleh otoritas yang berwenang termasuk yang di koperasi,” ungkapnya.

Ditambahkannya, saat ini OJK didorong oleh pemerintah agar semua lembaga jasa keuangan memiliki produk mikro.

Baca juga :   BPC HIPMI Kota Ambon Melakukan Silaturahmi Dan Konsolidasi

Pasalnya, kegiatan ini merupakan salah satu program tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD) provinsi Maluku.

“Kita ingin pelaku-pelaku usaha bisa mendapatkan pinjaman dengan mudah dalam membangun usaha mereka,” ujar Bambang

Sementara itu, Kepala Dinas koperasi dan UMKM Malteng, Bachmid Basir, mengatakan sehubungan dengan kualitas sumber daya manusia kemampuan dan pemahaman terhadap persoalan-persoalan dalam usaha koperasi dan UKM tingkat pengangguran Kemiskinan merupakan kendala pembangunan perekonomian di Kabupaten Malteng.

“Kondisi ini akan berpengaruh pada kehidupan sosial dan budaya masyarakat di Kabupaten Malteng,” kata Basri.

Dikatakan, untuk meningkatkan perekonomian di Malteng yang mandiri berdaya saing kuat dan berpihak kepada masyarakat miskin. Pembangunan Koperasi dan UKM diarahkan untuk memperkuat struktur perekonomian daerah serta memanfaatkan peluang yang ada melalui permodalan serta memfasilitasi upaya peningkatan produktivitas daerah dan pendapatan masyarakat dalam rangka pemerataan kesejahteraan, peningkatan daya beli masyarakat dan peningkatan lapangan pekerjaan.

“Pada kegiatan diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan dan pemahaman tentang akses perluasan keuangan bagi para pelaku UMKM sehingga dapat bermanfaat bagi para pelaku usaha,” tutupnya.

Reporter : Mendy S

Editor : Redaksi

Check Also

AUKC Tampil Di Berbagai Event,Tulalessy Sebut Sosialisasi Ukulele

AMBON,N25NEWS.com-Keikutsertaan Amboina Ukulele Kids Community diberbagai pagelaran seni dan event-event yang diselenggarakan di Kota Ambon …