Optimalkan Dana Bergulir,Kepala UPTD Dana Bergulir Provinsi Maluku Gelar Bimtek Untuk Pelaku Usaha di Kab Malra

MALRA,N25NEWS.com – Dua pelaku usaha di Kabupaten Maluku Tenggara mendapat dana Bergulir yang dikucurkan melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi tahun 2019,ini merupakan bentuk kepedulian akan pertumbuhan ekonomi di daerah ini.

Hal Tersebut disampaikan Agusteince Sehartian SE M, Si. Kepala UPTD Kepala Dana Bergulir Provinsi Maluku saat melakukan bimbingan teknis kepada pelaku usaha jumat (25/10) di Kantor Koperasi dan UKM Kabupaten Maluku Tenggara.

“Untuk diketahui proposal yang masuk ke kami, melalui hasil analisa dan ditindak lanjuti melalui hasil On the spot ke lokasi pelaku usaha,”ujar Sehartian.

Berdasarkan provosal yang masuk kata Sehartian,untuk Penginapan Delima dalam mengajukan Profosal dengan Nilai Sebesar seratus lima puluh juta rupiah ( Rp. 150.000 000,- ) tetapi melalui hasil On the spot ditentukan sebanyak Rp. 100.000 000,-

“Selain itu untuk Bantuan toko fajar Nilai profosal yang di ajukan sebesar Rp. 200.000 000,- tetapi melalui hasil onthespot ditentukan sebesar Rp. 50.000 000,- ,”Jelas Sehartian.

Dia berharap agar pelaku usaha tidak salah menafsir atas terleasasinya bantuan yang diberikan,Bantuan yang diberikan semuannya melalui mekanisme yaitu proses administrasi manejemen usaha dan kondisi usaha tersebut dan melalui hasil on the spot Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku menetapkan angka nominal untuk pelaku usaha sesuai dengan kondisi pada usaha tersebut.

“Kami telah mengkaji Proses Analisa administrasi manejemen, baik melalui daya beli masyarakat yaitu pendapatan perhari pada toko fajar dan tamu yang menginap di penginapan Delima perhari,”tambah Kepala UPTD Kepala Dana Bergulir Provinsi Maluku ini.

Jelas Sehartian,Pemberian dana bergulir ini merupakan dana pemerintah yang perlu kembalikan dan di Provinsi Maluku satu – satunya memiliki suku bunga terendah di Indonesia.

Dari Semua Provosal Kabupaten/Kota kata Sehartian,yang masuk hanya sembilan Kabupaten yang menerima bantuan tersebut yaitu, Kab Buru, Kab Buru Selatan, Kab SBT, Kab SBB, Kab KTT, Kab, MBD, Kab Kelualauan Aru dan Kab Malra senialai 1,3 Milyar untuk para Pelaku Usaha UKM.

Untuk Kabupaten Maluku Tenggara yang masuk di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku kata Sehartian,sebanyak empat, tapi sesuai hasil analisa dan on the spot dimana, sesuai kelayakan usaha, hanya dua pelaku usaha yang dapat di akomodir.

Dirinya berharap melalui bantuan yang telah diberikan agar dapat mengelola secara baik dan usahanya bisa berkembang serta pengembaliannya lancer,Karena ada tiga ases yang diputuskan yaitu sukses penyaluran, sukses Usaha dan sukses pengembalian.

Dia mengingatkan, bila terjadi kendala kedepan langkah yang akan dilakukan adalah pembinaan dan pendampingan terhadap pelaku agar usaha yang ditekuni tidak mendapat kendala dan hambatan untuk pengembalian suku bunga dan modal nantinya.

Reporter :Pae Rakahkbauw
Editor : Redaksi

Check Also

Sosialisasi Dan Antisipasi Penyebaran Virus Corona Di Malra

MALRA,N25NEWS.com- Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menggelar acara sosialisasi pencegahan virus corona (Covid-19),dimana virus mematikan …