Home / Ekonomi / Paliama : Komitmen Berdayakan Koperasi dan UKM di Kabupaten SBB

Paliama : Komitmen Berdayakan Koperasi dan UKM di Kabupaten SBB

SBB,N25NEWS.COM – Demi mewujudkan Visi dan Misi  Bupati dan Wakil Bupati  Kabupaten  Seram Bagian Barat Untuk KASE BAE SBB dengan mensejahterakan  masyarakat  Seram Bagain  Barat, semua haruslah dimulai dengan  komitmen agar tercapai  cita cita Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten SBB.

Dengan komitmen untuk mencapai cita cita Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati SBB, dengan itu Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten SBB yang dinahkodai oleh Allan Paliama berkomitmen yang kuat untuk memberdayakan Koperasi dan UKM di Kabupaten SBB sesuai  dengan Visi dan Misi Bupati Dan Wakil Bupati yang diimplementasikan dalam RPJMD Pemerintah  Kabupaten  Seram  Bagian  Barat.

Kepada Media N25NEWS. COM Dipiru Jumaat ( 13/7/2018) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten  Seram Bagian Barat Allan Paliama Dikatakan Dengan upaya keras Dinas Koperasi Dan UKM Kabupaten SBB akan berkomitmen dan berdayakan Koprasi dan UKM di kabupaten  Seram Bagain Barat Untuk menjawab Visi Dan Misi Bupati dan Wakil Bupati ini harus terwujud untuk ” KASE BAE SBB” Ungkap Paliama

Paliama Menambahkan, jumlah koperasi pada posisi 30 Juni 2018 adalah sebanyak 153 koperasi dan yang masih aktif adalah sebanyak 114 koperasi. Dari 114 koperasi yang masih aktif didominasi oleh Koperasi Serba Usaha (KSU) sedangkan yang sisanya adalah KUD dan koperasi lainnya seperti Koperasi Wanita, Koperasi Nelayan, Koperasi Pertanian, Koperasi Pemuda, Koperasi Pegawai Negeri (KPN), dan Koperasi Sekolah.

” 114 koperasi yang masih aktif ini akan digenjot baik kelembagaan, usaha, maupun permodalan lewat program pemberdayaan dengan dukungan anggaran dari APBD, APBD maupun APBN. Unit usaha yang mendominasi usaha koperasi saat ini adalah Usaha Simpan Pinjam ” Tutur Paliama

Lanjutnya , terkait usaha ini Dinas sementara melakukan penertiban terhadap koperasi yang tidak memenuhi syarat dalam pengelolaan usaha dimaksud disamping banyak juga kelompok/perorangan yang manjual belikan uang kepada masyarakat tanpa memiliki status kelembagaan yang jelas (ilegal) ” Ujarnya

Menurutnya,dijelaskannya Paliama Sebab pengelolaan simpan pinjam rujukannya adalah PP N0 9 Tahun 1995 tentang Pelaksanaan Kegiatan Simpan Pinjam oleh Koperasi, Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Nomor 15/PER/MKUKM/IX/2015 Tentang Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi dan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Nomor17/PER/MKUKM/IX/2015 Tentang Pengawasan Koperasi serta Peraturan Bupati Nomor : 43 Tahun 2016 Tentang Tujuan Pokok dan Fungsi Dinas Koperasi dan UKM ”

” Diharapkan dengan adanya upaya penertiban terhadap Kegiatan Simpan Pinjam diseluruh Kabupaten SBB akan berdampak pada kelangsungan usaha ini secara sehat dan kondusif dan pada gilirannya seluruh masyarakat sebagai pengguna jasa akan memperoleh kenyamanan dalam mengakses pinjaman pada koperasi ” Jelas Paliama

Lebih lanjut lagi , Paliama mengingatkan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten  SBB akan perioritaskan pengembangan koperasi nelayan dengan membangun komunikasi dengan beberapa  pengusaha Swasta Nasional yang bersenergi dalam rangka pemasaran komoditi dibidang Kelautan dan perikanan baik produksi ikan segar maupun produk olahan hasil perikanan ” Tutupnya

About admin

Check Also

PLN MMU Gelar Aneka Lomba Sambut HLN ke-73

AMBON,N25NEWS.COM – PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara (MMU) akan menggelar berbagai mata …