Breaking News

Pastikan Lima Bahan Pokok Aman Di Konsumsi,Disperindag Malra Lakukan Pengawasan Rutin

MALRA,N25NEWS.com – Menjelang akhir tahun Dinas Pendutrian dan Perdagangan Kabupaten Maluku Tenggara terus melakukan fungsi pengawasan terhadap lima bahan pokok dan obat – obatan yang beredar di pasaran.

Fungsi pengawasan ini bertujuan untuk mencegah sembako dan obat – obatan yang telah expire agar tidak lagi beredar atau dijual di pasaran.

Hal tersebut disampaikan Sekertaris Dinas Pendustrian dan Perdagangan Kabupaten Maluku Tenggara Daniel Farfar SE, M Si kepada Media N25NEWS.com jumat (20/9/19 di ruang kerjanya.

Selain melakukan pengawasan bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Provinsi Maluku dan Dinas Pendutrian dan perdagangan Provinsi Selaku Dinas teknis yang bertanggung jawab sesuai undang – undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintantahan daerah kewenangan sepenuhnya untuk pengawasan barang beredar dan pengawasan barang expire telah diserahkan kepada dinas tenis di provinsi.

Lebih lajut farfar mengungkapkan dinas pendustrian dan perdagangan tingkat kabupaten/kota tidak lagi memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap barang beredar dan expire.

“Sesuai undang – undang tersebut Disperidag Kabupaten hanya memiliki fungsi pengawasan terhadap kemetrologian yaitu alat ukur dan pengawasan bahan makanan dalam kemasan terbungkus,”ujar Farfar menambahkan.

Selain itu katanya lagi Disperindag Kabupaten dalam fungsi tugas dan tanggung jawab biasanya melakukan tindakan penyitaan terhadap barang makanan, minuman dan obat – obatan expire.

“Bila mendapat laporan dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan Provinsi untuk menindak lanjuti fungsi pengawasanya di kabupaten,”ujarnya.

Baca juga :   Gala Desa 2019 Resmi di Tutup Bupati Malra

Dengan waktu yang terbatas katanya,biasanya Balai pengawasan Obat dan Makanan  (BPOM) menemukan sampel maka pelaku usaha tersebut mendapatkan sangsi berupa teguran dan fungsi pengawasan ini biasanya dilakukan empat belas hari oleh BPOM seteleh itu baru berkordinasi dengan Disperidag Provinsi dan Kabupaten agar melakukan penyitaan terhadap produk – produk expire.

“Sejauh ini fungsi pengawasan yang dilakukan bersama – sama dengan Disperidag Provinsi dan Balai POM belum ditemukannya produk – produk ilegal yang tidak ada ijin resmi dari Kementerian Kesehatan dan BPOM yang beredar dipasaran dan bila ditemukan barang haram tersebut maka akan diproses sesuai undang-undang yang berlaku,”tandasnya.

Diakui Farfar, Disperindag sejauh ini biasanya melakukan pengawasan terhadap kemetrologian dan produk makanan dalam kemasan dan apabila ditemukannya makanan, minuman dan obat-obat yang telah expire makan Disperindag mengambil langkah penindakan penyitaan terhadap barang tersebut agar tidak menimbulkan kerugian ataupun korban dari masyarakat di kabupaten walaupun tanpa adanya anggaran dalam fungsi pengawasan tersebut.

Farafar berharap masyarakat harus jeli dalam melakukan jual, beli di pasar, kios maupun toko terhadap barang kemasan obat, makan dan minuman agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat itu sendiri karena penyebab kerugian adalah masyarakat tidak jeli dalam belanja maupun penjual lalai dalam melakukan fungsi control terhadap produk yang dijual di pasaran.

Reporter :Paet.R

Editor :Redaksi

About admin

Check Also

Tunaikan Tugas dengan Baik,GAMKI MALRA Berikan Apresiasi Kepada PJ Ohoi Ohoirenan

MALRA,N25NEWS.com -Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara sampai saat ini di sejumlah Ohoi/desa belum memiliki kepala desa …

×

N25NEWS.com