Home / Kab. MTB / Tiga Anggota DPRD MTB Periode 2014–2019 Di PAW
Gedung DPRD Maluku Tenggara Barat

Tiga Anggota DPRD MTB Periode 2014–2019 Di PAW

SAUMLAKI,N25NEWS.COM–Pemberhentian Antar Waktu (PAW) periode 2014-2019 kepada tiga anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) dilaksanakan di ruang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten MTB Rabu (19/9/2018)

Dalam rapat paripurna tersebut,ada tiga nama yang dibacakan antara lain, Yaflaun Petrus Canisius (Hanura), Sony Hendra Ratissa, S.Hut (PKPI) dan Fredek. Y. Kormpaulun (PKPI). Ketiga anggota DPRD itu dinyatakan telah mengundurkan diri sebagai anggota DPRD MTB periode 2014-2019.

Hal itu dibenarkan oleh wakil ketua DPRD MTB Piet KaitTaborat saat mengadakan jumpa pers di gedung DPRD.

“Benar ketiga anggota dewan tersebut telah mengundurkan diri sebagai anggota DPRD saatini” jelas wakil ketua DPRD itu.

Piet Kait menjelaskan bahwa jika seorang anggota DPRD yang sudah mengundurkan diri, ataupun pindah kepartai lain dan mencalonkan diri kembali pada pemilihan legislative mendatang lewat partai barunya wajibdi_PAW sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Secara teknisnya, sesuai UU nomor 23 Tahun 2014 pasal 139 ayat 1 huruf “c” tentang anggota DPRD Prov/Kab/Kota diberhentikan karena menjadi anggota partai politik lain, PP no 12 Tahun 2018 pasal 99 ayat 1 huruf “b” tentang anggota DPRD Berhenti Antar Waktu karena mengundurkan diri, PP nomor 12 tahunTahun 2018 pasal 99 ayat 2 tentang pengunduran diri sejak tanggal ditandatangani Surat Pengunduran Diri, PP no 12 Tahun 2018 pasal 105 ayat 2 tentang Peresmian Pemberhentian oleh Gubernur sejak SK Pemberhentian, PKPU no 20 Tahun 2018 pasal 7 ayat 1 tentang syarat pengunduran diri apabila dicalonkan partai politik lain.

Sesuai dengan surat mengenai Proses PAW periode 2014 – 2019 yang ditandatangan ioleh sekretaris DPRD kabupaten Maluku Tenggara Barat, Drs. H. Y. Lerebulan tertanggal 18 September 2018 yang menerangkan bahwa pada tanggal 02 Juli 2018 sdr. Sony. H. Ratissa, S.Hut mengajukan surat pernyataan pengunduran diri, tanggal 11 Juli 2018 sdr. Fredek. Y. Kormpaulun mengajukan surat pernyataan pengunduran diri dan di tanggal 30 Juli 2018 sdr. Yaflaun Petrus Canisius mengajukan surat pernyataan pengunduran diri. Olehnya itu proses PAW ini sudah melalui mekanisme yang sebenar – benarnya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jadi sebelum Daftar Calon Tetap (DCT) dikeluarkan KPU, harus dikeluarkan surat keputusan bagi anggota DPRD yang mengundurkan diri” paparLerebulan disela–sela konferensi pers.

Oleh : Marcel Kalkoy/Aris Wuarbanaran

About admin

Check Also

Huwae : PDIP Optimis Raih 11 Kursi Di DPRD Maluku

AMBON,N25NEWS.COM-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Maluku optimis jika target 11 kursi di Dewan Perwakilan …