Home / Maluku / PD Panca Karya Mulai Bangkit Dari Keterpurukan

PD Panca Karya Mulai Bangkit Dari Keterpurukan

AMBON,N25NEWS.COM – Setelah digantinya Alfras Pattisahusiwa dengan Anthon Sihalohu sebagai Direktur Utama (Dirut) Perusahan Daerah (PD) Panca Karya, pada 21 September bulan kemarin, kini kondisi perusahan yang sebelumnya terpuruk, perlahan-lahan sudah mulai bangkit sehat kembali.

Hal tersebut dapat terlihat dengan telah dibayarnya gaji pegawai dan Anak Buah Kapal (ABK) yang sebelumnya dijabat Dirut lama sempat tertundah beberapa bulan, namum setelah dijabat Sihalohu hak ratusan pegawai telah dibayar, meskipun yang dibayar baru satu sebatas satu bulan.

Seperti yang diketahui selain jabat Dirut yang diganti, penggantian juga dilakukan terhadap Ketua Dewan Pengawas dari pejabat lama Rury Munandar ke pejabat yang baru Sahetapy Femy, termasuk jabatan Direktur Operasional/Pemasaran dari pejabat lama Jantje Wenno ke pejabat baru Tammat R Talaohu.

Dalam keterangan pers yang berlangsung di ruang kerja Dirut PD Panca Karya, Rabu(1/11) Sihalohu yang didamping Talaohu, Sahetapy dan Sekretaris Badan pengawas Idrus Tatuhey pada awak media menjelaskan, bahwa kini kondisi perusahan perlahan-perlahan dan bertahap akan pulih kembali seperti yang diharpakan Gubernur Maluku dan DPRD dalam menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini kan setelah kami dilantik pada tanggal 21 September 2018 kemarin, dalam kurun waktu satu bulan, kami sudah bisa membayarkan gaji ABK selenjutnya disusul dengan gaji pegawai kantor, sisanya tiga bulan yang belum dibayar pejabat sebelumnya, kami tetap akan berusaha untuk membayarnya, meskipun secara bertahap sesuai dengan kondisi keuangan yang ada,”ujar Sihalohu.

Dikatakan, sesuai Perda Nomor 4 tahun 2012 bogres PD Panca Karya lingkup usahanya hanya terdapat enam lingkup bisnis usaha yang dikerjakan perusahan antara lain, bidang usaha kehutanan, transpotasi, perbengkelan, bidang PU, Pertanian dan Perikanan.

Dari keenam bidang tersebut yang belum beroperasi atau belum jalan terdapat pada bidang, PU, Pertanian dan Perikanan namun tidak menutupi kemungkinan ketiga bidang usaha tersebut dapat kembali difungsikian jika perusahan sudah kembali sehat secara utuh alias berjalana dengan normal seperti sedia kalahnya.

Khusus bidang kehutanan kata Sihalohu, PD Panca Karya memiliki ijin usaha hutan kayu seluas kurang lebih 59.515 hektar yang terdapat di Kabupaten Buru Selatan (Bursel) yang kondisinya kini sementara dalam beroperasi.

Untuk bidang usaha transpotasi khusus pelayaran laut terdapat terdapat enam Kapal Motor Penyeberangan (KMP) lima diantara sudah beroperasi antara lian, Badaleon, Lelemutu, Tatihu, Teluk Ambon dan Tanjung Sole.

“Dari enam KMP tersebut, waktu kami mulai bertugas disini hanya terdapat KMP Teluk Ambon yang beroperasi, lima lainnya belum jalan dan kini per 1 Oktober kemarin dari lima yang belum jalan, kini hanya tinggal KMP Tanjung Kuako yang masih dalam proses doking di PT Dok Wayame Ambon,”jelasnya.

Sementara menyangkut dengan transpotasi kenderaan darat, PD Panca Karya memiliki 15 unit mobil bus dan yang sudah beroperasi terdapat 13 unit kenderaan yang kini sedang mendukung kegiatan Pesparani Katolik I di Ambon ibukota Provinsi Maluku, sedangkan dua lainnya masih terkendala dengan kelengkapan surat kenderaan sehingga  belum bisa beroperasi untuk sementara waktu, sambil menunggu dikeluarkan surat kelengkapan kendaraan. Sama halnya dengan usaha perbengkelan yang juga sementara berjalan, meskipun masih dalam keterbatasan pelanggang.

“Gaji memang sudah dibayarkan, hanya baru bulan September, sebab pembayaran sesuai dengan tanggaal 21 September, waktu mulai aktifnya Direksi yang baru mulai kerja, jadi gaji yang belum terbayarkan gaji bulan Juni, Juli, Agustus dan itu gaji dimassa pejabat yang lama, namun sesuai komitmen Direksi yang baru tetap akan dibayar secara bertahap,”akui manager operasional setelah mendapat ijin untuk menjelaskannya,

Terkait dengan tiga bulan gaji yang masih tertendua akui Sihalohu, jika bidang pelayaraan dapat berjalan dengan normal, terlebih khusus KMP Tanjung Kuako yang masih dalam proses doking sudah bisa beroperasi kembali, pendapatanya dalam sebulan bisa mencapai Rp 1 milar, sehingga semua tunggakan gaji pegawai dapat terbayar semua.

Harapan yang sama juga disampaikan Direktur Operasional, Ketua Dewan Pengawas maupun Sekretaris Pengawas, dimana ketiganya juga berkomitmen untuk membesaarkan kembali perusahan, sehingga mendapat kepercayaan para konsumen yang selama bekerja sama dengan PD Panca Karya dengan meninggalkan segala persoalan yang ditinggalkan pejabat sebelumnya.

Meskipun dalam memajukan perusahan tidak seperti membalik telapak tangan, tetapi demi memajukan dan memilihkan perusahan managemen harus memiliki komitmen bersama, jika itu berjalan sesuai yang diharpakan, maka PD Panca Karya akan kembali berjaya seperti sedia kala.

Mengakhiri pertemuan dengan awak Media Silalohu berkomitmen, dengan komitmen bersama, PD Panca Karya diperkirakan akan sehat kemabali di tahun 2020  bahkan bisa dipercepat ditahun 2019 tinggal bagaiman pihak managemen dapat berjalan sesuai tugas dan fungsi masing-masing, sehingga dengan kondisi perusahan yang sudah membaik, maka ketiga bidang usaha lain yang belum sempat berjalan dapat kembali diusakan untuk bisa berjalan, sehingga dengan sendirinya dapat membantu PAD Maluku.

Oleh : Gali M

About admin

Check Also

Sadli Lie : Penanaman Pohon Untuk Mencegah Metigasi dan Perubahan Iklim

AMBON,N25NWS.COM-Peliara pohon ini adalah salah satu tindakan yang diprakarsai oleh tim penggerak PKK Provinsi Maluku …