Gubernur Maluku Murad Ismail

PD Panca Karya,Dinilai Gubernur Maluku Sangat Buruk

AMBON,N25NEWS.COM-Perusahan Daerah (PD) Panca Karya Maluku sekarang ini lagi di audit untuk memastikan ada atau tidanya penyimpangan dan kejanggalan-kejanggalan.Audit perlu dilakukan untuk memastikan apakah pengelolahan hutang perusahan sudah sesuai dengan kebutuhan ataukah tidak.

Hal tersebut ditegaskan,Gubernur Maluku Murad Ismail kepada awak media pada Acara Pertemuan Gubernur Maluku dengan DPRD Provinsi Maluku untuk membahas visi-misi Gubernur yang akan ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang RPJMD tahun 2019/2024 di Lantai 6 Kantor Gubernur Maluku,senin (10/6/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa,”Rupanya PD Panca Karya ini banyak sekali pendapatan dari perusahan ini,tetapi kantornya seperti gudang,maka itu saya perintahkan agar segera benahi kantornya,”kata dia.

Sementara itu,pada PD Panca Karya ini,juga banyak ditemukan adanya kejanggalan-kejanggalan terutama mengenai pinjaman untuk menutupi hutang dan pembayaran gaji karyawan yang ditengarai tunggakan gaji karyawan sudah beberapa bulan ini.

Baca juga :   Pangdam,TNI-Polri Siap Kawal Program Pemerintah

Adapun,mengenai gaji-gaji karyawan pada PD Panca Karya ,Murad mengakui bahwa hal itu semua telah  mulai kelihatan dan memang selama ini tata kelola keuangan sangat buruk,”jelasnya.

Untuk di ketahui juga bahwa PD Panca Karya sekarang ini telah dinakodahi oleh Rusdi Ambon,yang sebelunya Rusdi Ambon adalah Kepala Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMPD) Provinsi Maluku.

Untuk itu,masalah yang dihadapi PD Panca Karya ini,akan segerah di benahi dan dalam waktu dekat ini akan di audit secara menyeluruh terutama tata kelola perusahan yang selama ini belum bisa dilakukan dengan baik,”tandasnya.

Reporter       : Aris Wuarbanaran

Editor           : Redaksi

 

Check Also

Gustu Covid-19 Provinsi Maluku Kembali Mendapat Sejumlah Bantuan

AMBON,N25NEWS.com-Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Coronavirus Disease 19 (Covid-19) Provinsi Maluku,kembali mendapat bantuan dari sejunlah …