Peduli Masalah Sampah,Lebebae Community : Bisa Mengurangi Volume Sampah Di Kota Ambon

AMBON,N25NEWS.com-Sikap peduli terhadap permasalahan sampah adalah sangat penting,dimana hal itu dapat diimplementasikan untuk mencintai lingkungan agar tetap bersih dan asri.Dewasa ini,anak-anak sangat perlu diberikan berbagai macam bekal salah satunya yakni kegiatan daur sampah kepada anak-anak yang dimulai dari proses untuk mengolah sampah atau sampah rumah tangga.

Hal itu,dikatakan Nurhamna Novi dari LGI Maluku kepada N25NEWS.com,saat kegiatan Pelatihan Daur Ulang Sampah Plastik untuk Anak-Anak Lebebae Community,yang berlagsung di Balai Pertemuan Negeri Amahusu,”Majoo Lebebae untuk Ambon yang lebih baik”,sabtu (19/9/2020).

Lebih lanjut,kata Novi,kegiatan daur sampah rumah tangga,ini sangat penting karena harus ditanamkan kepada anak-anak untuk mencintai lingkungan agar lingkungan tetap bersih,dimulai dengan proses untuk mengolah sampah atau sampah rumah tangga.

Anak-anak ini,diajarkan supaya di rumah mereka,itu bisa mengolah sampah dengan tujuan menambah acara piker,untuk bagaimana mengolah sampah dan untuk membantu mengurangi volume sampah di kota Ambon yang semakin bertambah.

“Saya melihat anak-anak ini mempunyain semangat yang tinggi untuk menciptakan suatu lingkungan yang bersih.Dimana,mereka mulai mengkoordinir teman-teman mereka untuk gabung pada komunitas ini,dengan membentuk suatu kelompok,yang mana mereka inginkan bagaimana desa mereka ini bersih,”kata dia.

Menurutnya lagi,selain mengolah sampah,anak-anak juga membuat peghijauan di desa mereka.Dimana,sebagai generasi penerus,terutama anak-anak sekolah,untuk bagaimana bisa memberikan konntribusinya lewat komunitas mereka.Sebab diketahui,semakin banyak jumlah penduduk,berarti makin banyak juga sampah di Kota Ambon.

“Dengan memulai dari diri sendiri dan dari rumah tangga,berarti kita sudah bisa berkreasi dengan mengolah sampah untuk Kota Ambon lebih baik lagi.Dan perlu kita berikan motivasi untuk bisa diterapkan kepada anak-anak agar peduli dengan sampah serta lingkungan lingkungan,”ujarnya.

Baca juga :   Mundurnya Dirut,KNPI Maluku Minta Managemen Bank Maluku Jaga Solidaritas Internal

Semenntara itu,Kezia Tulalessy yang adalah Founder Lebebae Community mengatakan,dirinya sangat merasakan manfaat dari komunitas ini dalam mengolah sampah.Selain itu,ia juga bisa mengajak teman-teman,adik-adiknya untuk bagaimana bisa merobah lingkungan disekitarnya.

“Bagi saya untuk merubah lingkungan yang awalnya kita sering membuang sampah sembarangan,memakai sampah plastik yang berlebihan,namun kita mesti membuang sampah ditempatnya,terus tidak memakai tas plastik lagi,tetapi diganti dengan tas-tas hasil kreasi sendiri,maka sudah barang tentu dapat menurangi sampah di Kota Ambon,”tegas Kezia.

Dikatakannya lagi,orangtua sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh komunitas ini,sebab memang hal ini untuk kebaikan bersama dimasa depan nanti.Bahkan orangtua juga memberikan support dengan memdidik komunitas yang di dominasi anak-anak ini.

Selain itu,orangtua juga memberi izin untuk komunitas ini memakai fasilitas-fasilitas seperti masker.Bahkan,pemerintah desa juga mendukung kegiatan ini.Dan,ada juga dukungan dari luar negeri yaki Australia yang menyumbangkan dana untuk komunitas ini,dimana sudah ada 8 juta yang telah terkumpul.

“Dari dana itu kita akan pakai untuk mengembangkan komunitas ini,seperti untuk membeli masker dan peralatan pembersihan pantai dan sebagainya,”jelas Kezia.

Adapun,Kezia juga berharap komunitas ini akan semakin baik dan semoga kedepan ada banyak anak-anak di Kota Ambon yang bergabung untuk sama-sama melihat permasalahan sampah plastik dan kondisi lingkungan untuk lebih baik lagi.

“Untuk itu,saya minta teman-teman untuk bisa menjadi contoh bagi anak-anak lainnya di Kota Ambon.Walaupun teman-teman lain yang belum bergabung dengan kami tetapi,setidaknya teman-teman mempunyai hati untuk peduli terhadap lingkungan dengan cara membuang samaph pada tempatnya atau mendaur ulang dari yang tidak bernilai menjadi bernilai,”tandas Kezia Tulalessy.

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

Memiliki Legalitas,Soumeru : YAB 11 Provinsi Indonesia Timur Siap Jalankan Aktivitas

AMBON,N25NEWS.com- Yayasan Anak Bangsa (YAB) 11 Provinsi Indonesia Timur,dapat menjalankan aktivitasnya,karena secara hukum telah sah …