Home / Pariwisata / Pelaku Pariwisata Banda Siap Sambut Festival Rakyat Banda November 2018
(Kanan) Rizal Bahaloan salah satu pelaku pariwisata di Pulau Banda

Pelaku Pariwisata Banda Siap Sambut Festival Rakyat Banda November 2018

AMBON,N25NEWS.COM – Festival rakyat Banda yang akan di isi dengan cuci parigi dan kegiatan Banda Panggil Pulang yang akan di gelar pada tanggal 14 November 2018,siap di sambut pelaku pariwisata di Banda.

HaL ini tergambar dari apa yang di sampaikan Rizal Bahaloan salah satu pelaku pariwisata di Pulau Banda saat di wawancarai N25 Radio live lewat telepon lansung dari Banda Naira belum lama ini.

Di katakannya,bahwa kegiatan festival Banda ini sangat berdampak pada kunjungan wisata di Pulau Banda dimana kalau kita bandingan  sebelum di selenggarakan kegiatan festival  Rakyat Banda ini,jauh sekali terjadi peningkatakan kunjungan wisata ke pulau Banda dan hal ini berdampak pada perekonomian masyarakat Banda sendiri,baik itu pemilik penginapan/hotel,pemilik motor ojek,bejak dan pelaku UMKM di Banda Naira.

Untuk itu sebagai pelaku pariwisatadi Pulau Banda Rizal Bahaloan mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Provinsi Maluku dalam hal ini Dinas Parawisata yang mana kembali lagi menyelenggarakan Festival Rakyat Banda yang ke-II.

“Berkaca dari pelaksanaan Festival Rakyat Banda tahun 2017 kemarin  yang berhasil meningkatkan kunjungan Wisata baik lokal,Nasional maupun Internasional itu,saya berharap pula pelaksanaan festival rakyat Banda yang ke-2 tahun ini,dapat juga meningkatkan minat orang untuk datang ke Banda,”tandas Bahaloan.

Selain itu ungkap Bahaloan bahwa Pelaksanaan Festival rakyat Banda Kali ini lebih menarik lagi selain dengan potensi alam yang menarik di pulau Banda ada suatu kegiatan adat yang namanya cuci parigi.

“Kegiatan cuci parigi ini merupakan suatu kegiatan setiap 10 tahun yang di selenggarakan oleh orang Banda sendiri yang lokasinya di Banda Besar Desa Lontor  dimana ada perigi pusaka yang lokasinya di atas Tanjung Keli yang di percaya sama orang-orang Banda sebagai adat Banda yaitu cuci parigi,”tambahnya.

Di tambah lagi kegiatan Banda panggil pulang sehingga dengan kegiatan-kegiatan tersebut akan semakin menambah semarak Banda festival pada 14 November 2018 nanti.

Namun demikian kata pelaku usaha pariwisata di pulau Banda ini,saat ini pariwisata di Pulau Banda terkendala dengan masalah  insfrastruktur dan transportasi.

“Pada bulan September sampai November adalah bulan yang paling banyak kunjungan,kalau di tambah dengan adanya festival rakyat Banda ini menambah frekwensi orang berkunjung ke Banda lebih banyak lagi sehingga dari segi kapasitas,Penginapan dan hotel di Banda tidak bisa menampung para wisatawan baik itu lokal,Nasional maupun Internasional.

Sehingga di harapakan kata Bahaloan adanya perhatian Pemerintah dalam hal ini Dinas Pariwisata Maluku yang akan menyelengarakan Festival Rakyat Banda 2018 nanti karena  tingkat hunian yang di Banda,sekitar 200 kamar  jadi sekitar 400 orang yang bisa menghuni itu sudah termasuk hotel dan Get House.

Oleh :Redaksi

 

About admin

Check Also

Saimima : Festival Rakyat Banda Mempromosikan Pariwisata Maluku

AMBON,N25NEWS.COM-Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Habiba Saimima mengatakan bahwa  Festival Rakyat Banda di tahun ini …