Home / Kota Ambon / Pelayanan Tidak Maksimal,Manager PLN Area Ambon Akan Dipanggil DPRD

Pelayanan Tidak Maksimal,Manager PLN Area Ambon Akan Dipanggil DPRD

AMBON,N25NEWS.COM – Dianggap tidak maksimal memberikan pelayanan kelistrikan kepada warga selama bulan suci Ramadhan, badan legislatif Komisi II DPRD Kota Ambon akan  melakukan surat pemanggilan terhadap Manager PT PLN (Persero) Area Ambon Wahidin yanag dianggap tidak konsiten dengan stakemen atas jaminan PLN selama bulan Ramadhan.

“Penyamapaian yang disampaikan pimpinan PLN Ambon tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi dilapangan, sebab masih saja ada pemadaman baik yang dilakukan secara terencana maupun tidak, sehingga kami dai DPRD akan tetap melakukan pemanggilan terhadap pimpinan PLN Area Ambon guna meminta penjelasan,”ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Jhony Mainake, kepada wartawan, di Ambon, Senin (28/5) kemarin.

Menurut Mainake, kinerja PLN untuk melayani masyarakat saat ini cukup baik. Sayangnya pelayanan PLN selama bulan suci Ramadhan dianggap tidak maksimal sehingga banyak warga Kota Ambon yang mengelu dengan pelayanan kelistrikan PLN yang mana sering terjadi pemadaman diwaktu-waktu warga sangat membutuhkan engeri listrik, bahkan bukan saja itu terkadang pemadaman terjadi disaat warga hendak berbuka puasa, sehingga ini harus menjadi tanggungjawab pihak PLN untuk bisa membenahi sistim kelistrikan di Kota Ambon.

Namun yang lebih ironis lagi PLN masih saja melakukan pemadaman terencana diwaktu saat umat muslim sedang melakukan ibadah puasa, dengan mengeluarkan jadwal pemadaman untuk berbagai perbaikan maupun pemeliharaan jaringan, padahal jauh sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, pihak PLN juga sudah melakukan perbaikan maupun pemeliharaan jaringan dengan mengeluarkan pengumuman pemadaman yang disampaikan melalui salah satu media massa.

“Kalau memang PLN ada melakukan perbaikan jaringan baru, diharapkan secepatnya  selasai, jangan sampai pada saat Lebaran nanti masih saja ada pemadaman, seperti yang pernah terjadi di malam Takbiran tepatnya di wilayah Gunung Malintang yang terpksa warga harus mencari keluarga masing-masing hanya untuk menggunakan engeri listrik,”pungkasnya.

Oleh karena itu, kejadian yang terjadi di Lebaran tahun kemarin harus menjadi pengalaman buruk PLN untuk kedepan dapat memberkan pelayanan yang lebih prima khususnya selama bulan suci Ramadhan.

Untuk Mainake menegaskan, kepada pihak PLN dengan kejadian pemadaman yang terjadi akhir-akhir ini dengan alasan sedang melakukan perbaikan. Agar PLN jangan duluh melakukan itu sampai setelah perayaan Idul Fitri selesai barulah bisa melakukan.

“Memang pada saat Komisi II rapat koordinasi atau rapat kerja bersama PLN itu, Komisi II telah menyampaikan hal-hal tersebut, tetapi kenyataan masih ada pemadaman. Sebab itu kita akan panggil mereka (PLN-Red) Ambon,” jelasnya.

Terkait dengan hal tersebut, selaku pempinan wilayah PLN Maluku dan Maluku Utara (M2U) agar dapat segera melakukan evaluasi terhadap kinerja anggotanya di PLN Area Ambon dan jika hal itu tetap dibiarkan berlarut-larut dan terkesan ada pembiaraan maka persoalan perlayanan kelistrikan di Kota Ambon akan ditindak lanjuti ke PLN pusat, sebagai bahan pertimbangan atas buruknya pelayanan PLN Area Ambon.

About admin

Check Also

Sejumlah Warga Mengeluh Akibat NIK Tidak Terdaftar Saat Pembuatan e-KTP

AMBON,N25NEWS.COM -Sejumlah warga di Kota Ambon mengeluh akibat, Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak terdaftar …