Pelni : Arus Mudik Tidak Terlalu Siginifikan

AMBON,N25NEWS.COM – Manager operasional PT Pelni (Persero) Cabang Ambon Djasman menandaskan, sejauh ini arus mudik Natal dan Tahun Baru 2019 baik yang datang maupun balik naiknya tidak terlalu siginifikan.

“Kalau dilihat dari persentase yang tiba maupun yang balik terhitung sejal tanggal 18 Desember 2018 hingga saat ini jumlahnya tidak terlalu banyak dengan persentase mencapai 2-3 persen,”akui Djasman pada N25NEWS.COM, Selasa(8/1/2019)

Dikatakan, kedatangan penumpang dan pergi jumlahnya tidak terlalu berbeda, lantaran merupakan kunjungan tahunan disetiap hari-hari besar keagamaan, baik Natal maupun Lebaran sehingga sudah menjadi tanggungjawab pihak Pelni untuk melayani para penumpang yang hendak mudik maupun balik.

Oleh sebab itu, dengan adanya penambahan dua armada Pelni dalam melayani arus mudik Natal dan Tahun Baru 2019 sudah merupakan lebih dari cukup kebutuhan masyarakat pengguna jasa Pelni.

Bahkan sepanjang arus mudik hingga balik di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, terhadap pelayanan kapal Pelni sampai saat ini tidak ada penumpang yang tertinggal, sesuai dengan yang diinginkan masing-masing, kapan tiba dan balik.

“Dari ketersediaan armada sudah cukup,

Sesuai dengan loding faktornya masing-masung 58 persen yang disesuikan dengan kapasitas penambahan dispensasi penumpang,”jelasnya.

Berdasarkan kondisi arus mudik yang terjadi di pelabuhan Yos Sudarso Ambon kata Djasman, hingga saat ini berjalan dengan aman dan lancar sehingga tidak ada hal-hal yang dianggap mengganggu proses keberangkatan maupun kedatangan kapal terhadap penumpang, baik yang ada didalam terminal maupun diluar terminal maupun diatas kapal semuanya dalam keadaan aman dan lancar.

Meskipun ada terjadinya gesekan itu hanya dikarenakan faktor penumpang yang berdesakan satu sama yang lainnya tapi tidak sampai menimbulkan hal-hal yang merugikan orang lain atau pihak pelayaran.

Disinggung soal fasilitas yang disedikan PT Pelindo IV Cabang Ambon lanjut Djasman sudah sesuai dengan kondisi pelabuhan yang ada, sehingga tingkat pengaman bisa terjamin dengan baik.

“Sebenarnya masyarakat Maluku sudah paham betul dengan sistim pengamanan yang ada di pelabuhan, sehingga banyak pengantar yang lebih diam di rumah atas hanya sebatas diluar terminal penumpang sehingga tingkat pelayanan penumpang saat ini sudah mulai membaik,”bebernya.

Dengan demikian sejauh ini tidak terlalu terjadi penumpungan yang banyak diluar terminal sehingga penumpukan yang terjadi di terminal tidak lain hanya merupakan warga yang betul adalah penumpang yang sementara menunggu kedatangan kapal.

Penulis.       : Gali M

Editor.         : Redaksi

About admin

Check Also

Pining : Sistem Bantuan Non Tunai Lewat Kartu ATM

AMBON,25NEWS.COM-Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan melalui kartu ATM sebanyak 10 juta keluarga yang sebelumnya …