Breaking News

Pemda Kepulauan Tanimbar Pantau Lokasi Longsor dan Banjir

SAUMLAKI,N25NEWS.COM – Sejumlah lokasi di kota Saumlaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar mengalami longsor dan banjir akibat cuaca ekstrim disebabkan oleh Siklon Tropis Lili, yang terjadi beberapa hari lalu. Hal tersebut menyisahkan beberapa pekerjaan rumah dan mendapat perhatian serius oleh pemerintah daerah.

Bupati Kepulauan Tanimbar setelah mendapat laporan tersebut, sesaat setelah kembali dari luar daerah, langsung meninjau beberapa lokasi yang secara langsung mengalami dampak cuaca ekstrim di kota Saumlaki dan sekitarnya.

“Setelah mendapat laporan bahwa beberapa lokasi di kota Saumlaki ada longsoran, ada rumah yang rusak, ada genangan air sampai 75 cm seperti di sini, sehingga kita tinjau dan merencanakan rumah warga yang roboh akan ditanggulangi dan diperbaiki minggu depan.” Kata Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon di Saumlaki, Sabtu (11/5/2019).

Menurut Fatlolon, seluruh material akan ditanggung oleh pemerintah daerah dan tenaga kerja (tukang bangunan) melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki keahlian atau kecakapan sebagai pekerja bangunan dan juga akan dibantu oleh masyarakat yang berada di lokasi kejadian bencana.

“Tadi sudah berbicara juga dengan ketua RT, yang akan menggerakan masyarakat. Hari Selasa atau Rabu, sudah mulai menangani tempat yang longsor (rumah roboh, dan drainase di gunung nona).” Katanya.

Rombongan bupati juga meninjau lokasi drainase di Jl. Ir. Soekarno tepatnya depan Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang menjadi lokasi genangan air ketika turun hujan deras.

“Kemudian tadi saya tinjau di depan kantor Perhubungan, ternyata pembangunan drainase belum memiliki saluran air buangan dari jalan ke dalam drainase, itu juga akan dibenahi supaya ketika hujan, air tidak genang di tengah jalan utama.” Jelas Fatlolon.

Lokasi ketiga yang dikunjungi rombongan Bupati adalah areal belakang gedung Pengadilan Negeri Saumlaki, yang pada beberapa hari lalu saat hujan deras mengalami banjir dan menutup ruas jalan di lokasi tersebut, sehingga menyababkan aktifitas warga terganggu, bahkan ada menyelamatkan kendaraan mereka untuk menghindari banjir.

“Dan yang ketiga di belakang pengadilan, waktu hujan kemaren genangan air sampai mencapai 75 cm dan sudah melakukan komunikasi dengan pemilik tanah, Hary Tanjaya, beliau bersedia untuk nanti dilimpahkan kepada Pemda untuk dibangun jalan.” Kata Fatlolon.

Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Poly Matitaputty saat dimintai keterangan terkait drainase yang berada di dalam kota Saumlaki mengatakan, “dalam kota, sudah dilakukan identifikasi pada beberapa titik, yang terjadi adalah sumbatan sampah dan akan dilakukan penanganan. Kemaren sudah dilakukan tetapi tetap ada juga.” Kata Matitaputty.

Sumber Humas KKT

 

About admin

Check Also

Warga Desa Lermatan dan Desa Latdalam Nyaris Bentrok.

SAUMLAKI,N25NEWS.COM-Pemukulan terjadi terhadap salah satu warga desa Latdalam YM ( 45) adalah seorang nelayan yang …