Breaking News

Pemdes Waisarisa Gelar Pertemuan Transparasi DD &ADD 2019 Tahap I

WAISARISSA,N25NEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan kinerja dalam pengelolaan Dana ADD & Dana Desa(DD) di Desa Waisarissa, Kecamatan Kairatu Barat,Kabupaten SBB maka pada Rabu,(19/6/2019) Pemerintah Desa(Pemdes) Waisarissa menggelar Pertemuan Transparansi Pencairan Dana ADD 2019, Tahap I yang dicairkan sejak Selasa, (18/6/2019)lalu.

Dalam pertemuan itu hadir Camat Kairatu Barat, Ny Sarah Serpara BA, Kapolsek Waisarisa, Jacob Run, Pejabat Waisarissa, Julius Paunno beserta stafnya, Pendeta Jemaat Sarihalawane, Ny Louhenapessy/N S.Si, Wakil Ketua BPD Waisarissa, pengurus Organisasi Pelayanan didesa, Ketua2 RT dan Msayarakat Desa Waisarissa.

Mengawali sambutannya Camat Kairatu Barat, Ny Sarah Serpara BA menyatakan bahwa, tugas-tugas Pembangunan dalam bidang Pemerintahan dan Pembinaan Masyarakat harus dijalankan sesuai aturan dan regulasi.

Untuk mengembangkan kehidupan Masyarakat diseluruh Desa Di Tanah Air, maka Presiden RI, Ir Jokowodo menginginkan membangun dari wilayah pinggiran, dimana Masyarakat pinggiran harus diberdayakan supaya kesejahteraannya meningkat lewat sokongan Dana ADD dan DD.

Terkait Pertemuan yang digagas Pemdes Waisarissa untuk memperlihatkan fisik uang Pencairan Dana ADD dan DD, Serpara menyatakan, saat dirinya memimpin Kecamatan Kairatu Barat, belum ada desa lain yang melakukan pertemuan untuk memperlihatkan transparansi pencairan Dana ADD dan DD ke Masyarakat dengan mengundang Camat, Kapolsek dan Pemangku Kepentingan Masyarakat lainnya.
Lewat Pagu Anggaran Pemda, disusun Alokasi Dana Desa (ADD) yang program-programnya dituangkan lewat tahapan Musyawarah Desa, Musyawarah Kecamatan dan Musyawarah Kabupaten, sehingga program-program yang telah disusun di Musdes akan dibiayai lewat ADD maupun DD.

“anggaran ini, yang nanti membiayai seluruh program yang Katong susun lewat Musdes itu, bagi semua bidang Pemerintahan, Pembangunan, Pemberdayaan dan Bidang Pembinaan Kesejahteraan Masyarakat serta pembinaan kegiatan program-program RT-RT” jabarnya.

Serpara mengungkapkan , Desa lain di Kecamatan Kairatu Barat tidak menjalankan langkah yang seperti dilakukan Pemdes Waisarissa, dimana terkadang Pejabat Desa datang meminta rekomendasi darinya, tetapi begitu pencairan, Mereka tidak melaporkan lagi ke Kecamatan, nanti setelah tertumbuk masalah baru Mereka datang lagi menemui dirinya.

Apa yang telah dirintis oleh Pejabat Waisarissa, adalah tantangan berat bagi Kepala Desa definitif, kedepan, apakah Mereka bisa mencontohi Waisarissa, sehingga jangan sampai seperti Kepala -Kepala Desa yang lainnya, karena itu Camat mengharapkan Kepala Desa dan Staf harus terbuka, transparan dan Akuntabel dalam pengelolaan ADD, DD.
Camat Kairatu Barat ini juga menghimbau kepada Masyarakat Waisarissa, jika ada dengar informasi bahwa pekerjaan Pejabat atau staf Desa yang salah, jangan berbicara diluar-luar ataupun menyebarkan isu hoaks tetapi datangilah Kantor Desa untuk mengkonfirmasi dan Konsultasi dengan Pejabat dan Staf Desa, intinya adalah,Masyarakat harus berkoordinasi dan kerjasama dengan Pemerintah Desa

Sementara Kapolsek Waisarissa, Jacob Run dalam sambutannya mengungkapkan Pertemuan Transparansi dalam rangka pencairan DD & ADD tahap I Adalah sesuatu yang luarbiasa pasalnya dari 6 Desa di Kecamatan Kairatu Barat hanya Desa Waisarissa saja yang pejabatnya berani untuk transparansi untuk pencairan Dana DD & ADD, “bukan sekedar berbicara saja, tetapi berani mengundang pimpinan Kecamatan dan Kepolisian serta pemangku kepentingan di Masyarakat dengan memperlihatkan fisik uang
Menurutnya selama ini, pihak kepolisian Polsek Waisarissa dalam melaksanakan fungsi monitoringnya tidak ada hal-hal yang prinsip atau yang menonjol terkait penyalahgunaan penggelolaan Dana DD & ADD di desa Waisarissa.

“Saya juga mau sampaikan kepada Bapak, Ibu jangan Kita terpengaruh dengan isu-isu negatif atau hal-hal yang tidak diketahui kebenarannya, kalau Kita ragu-ragu soal pengelolaan ADD atau Dana Desa, silahkan saja bertanya kepada Penjabat atau staf Desa Waisarisa, “jangan Kita terjebak didalam pemahaman-penahaman yang keliru sehingga nanti pada akhirnya terjadi salah paham, perkelahian akhirnya terkena proses hukum” tandasnya.

Di akhir sambutannya, Kapolsek berterima kasih kepada Masyarakat Waisarissa, Pejabat bersama staf , BPD karena selama ini tidak ada masalah Penyalahgunaan anggaran DD /ADD dan Potensi kerawanan yang menonjol,diakhir sambutannya Ia berterima kasih kepada Ibu Pendeta Jemaat Sarihalawane, Ny Louhenapessy/N S.Si karena lewat khotbah-khotbahnya yang merupakan himbauan rohani disitu juga ada himbauan Kambtibmas.

“Tanpa Bapak dan Ibu rasakan, mungkin Khotbah untuk jangan berbuat ini, jangan berbuat itu, bahasanya sederhana tetapi maknanya maknanya mendalam karena mengajak jemaat untuk menghindari pelanggaran hukum.” cetus Kapolsek.

Dari Informasi yang dihimpun, jumlah ADD & DD Desa Waisarissa Tahun 2019 Tahap I adalah Rp 475.400.000, jumlah itu termasuk silpa sisa tahun lalu Rp 73.380.298. Dengan porsi ADD 40% dan DD 20%.

DD dan ADD itu diperuntukan bagi sejumlah program pemberdayaan dan Pembagunan Di Desa Waisarissa yakni, Rehab Rumah Layak Huni, Kebersihan lingkungan, Drainse, Pansimas, Poskamling,Pelatihan Bumdes,Pembagian Bibit Kepada Petani, Sosialisasi Pencegahan Stanting dan Pengadaan jaring bobo.

Reporter :Nicko Kastanja.

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Pengamanan Hari Raya Idulfitri, Polres SBB Gelar Rakor Operasi Ketupat Siwalima

PIRU,N25NEWS.COM – Sebagai bagian dalam pengamanan terhadap Perayaan Hari-Hari Besar Keagamaan, yakni Hari Raya Idulfitri …