Home / Kab. MTB / Pemkab MTB Biayai 150 Guru Kuliah S1 Di UT Ambon
Pemerintah Daerah Maluku Tenggara Barat (MTB) menandatangani nota kesepakatan atau Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Unit Pelaksana Belajar Jarak Jauh - Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Ambon di ruang rapat Sekda MTB

Pemkab MTB Biayai 150 Guru Kuliah S1 Di UT Ambon

SAUMLAKI,N25NEWS.COM – Pemerintah Daerah Maluku Tenggara Barat (MTB) telah menandatangani nota kesepakatan atau Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Unit Pelaksana Belajar Jarak Jauh – Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Ambon di ruang rapat Sekda MTB.

Hal tersebut dibenarkan Sekretaris Daerah Kabupaten MTB Piterson Rangkoratat, SH ketika ditemui di pada  ruang kerjanya,belum lama ini

“Benar bahwa Pemkab MTB telah menandatangani MoU dengan UPBJJ-UT Ambon hari Minggu kemarin,”ungkap Rangkoratat.

Menurut Rangkoratat MoU yang ditandatangani itu khususnya untuk para guru yang belum memiliki gelar Strata Satu (S1) dikarenakan telah dikeluarkan keputusan Menteri Pendidikandan Kebudayaan RI kepada para Bupati dan Walikota se-Indonesia agar menghentikan tunjangan insentif guru kepada para guru yang selama ini tidak berijaza S1.

“Jadi karena para guru yang tidak berjazah S1 maka tidak dapat sertifikasi, sesuai ketentuan Pemkab MTB memberikan tunjangan insentif setiap bulan tapi batas waktu hanya sampai bulan April 2018, setelah itu tidak lagi,” papar Rangkoratat.

Selaku Sekretaris Daerah, Rangkoratat mengakui telah malakukan sosialisasi peraturan Menteri Pendidikandan Kebudayaan tersebut kepada para Kepala Sekolah se – MTB yang mana bertujuan memberikan pemahaman kepada para guru.Adapun jika kedepannya para guru yang belum menyandang gelar S1 tidak diijinkan mengajar di depan kelas, mereka hanya boleh ditempatkan di bagian administrasi dan lainnya.

“Tahun ini Pemda membiayai 150 orang guru, biayanya 75% ditanggung Pemda 25%nya ditanggung guru yang bersangkutan, tahun depan 150 orang lagi, ditahun 2020 baru 200 orang karena saat ini ada sekitar 500 orang guru yang belum menyandang gelar S1,” jelas pria kelahiran desa Lingat itu.

Untuk itu dengan adanya hubungan kerja sama Pemkab MTB dengan UPBJJ-UT Ambon ini maka,”saya berharap para guru bisa mengikuti proses kulia jarak jauh demi memenuhi persyaratan gelar S1 tersebut,”tandas Rangkoratat.

Oleh : Marcel Kalkoy/Aris Wuarbanaran

About admin

Check Also

E-Maluku Solusi Tepat Tingkatkan Minat Baca

AMBON,N25NEWS.COM-Menyikapi rendahnya minat baca masyarakat,maka Pemerintah Maluku melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku telah …