Home / Pendidikan / Pendidikan Di Maluku Masih Sangat Menyedihkan
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dra Anna Latuconsina

Pendidikan Di Maluku Masih Sangat Menyedihkan

AMBON,N25NEWS.COM – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dra Anna Latuconsina menegaskan, dunia pendidikan pada jenjang  dasar hingga Sekolah Menegah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMS) masih terkesan sangat menyedihkan, dibandingkan provinsi lain

“Pendidikan di Maluku harus lebih kita tingkatkan, sebab kalau kita bicara pendidikan baik tingkat SD, SMP dan SMA yang ada diseluruh Kecamatan di Maluku, itu sangat menyedihkan,”tegas Latuconsina usai memberi sosialisasi empat pilar kebangsaan bagi mahasiswa peserta ospek Unidar Ambon, Rabu(12/9/2018)

Menurut Latuconsia, kesedihan dunia pendidikan di Maluku diakibatkan keterbatasan tenaga guru yang ada di sekolah negeri jauh lebih sedikit dibandingkan guru pada sekolah swasta.

Termasuk upah guru honor yang diterima tidak sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya, sebagai tenaga pengajar.

“Upah guru honor terlalu sedikit, ada yang menerima honor sebesar Rp 150 ribu hingga Rp 750 ribu perbulan, itu alahamdulila tapi banyak yang menerima dibawa Rp 500 ribu perbulan, sehingga apa yang diharapkan pasti tidak maksimal proses pembelajarannya,”tandasnya.

Dikatakan dengan sedikitnya upah honor yang diberikan pemerintah kepada guru honor, secara tidak langsung tidak ada yang bisa diharapkan dari kapasitasK anak didik di Maluku  jika dalam proses mengajar sudah tidak maksimal.

oleh sebab itu selaku perwakilan daerah yang duduk di DPD Latuconsina akan memperjuangkan terpuruknya dunia pendidikan di Maluku secara umum dengan melakukan dengar pendapat dengan kementerian terkait sejauh itu masih menjadi kewengan DPD sehingga kedepan diharapkan bisa mendapat perhatian pemerintah pusat.

“Kalau kita melihat honor guru seperti itu, apa yang diharapkan dari kinerja mereka untuk meningkatkan kapasitas anak-anak kita di Maluku,”ujarnya.

Disinggung soal sertifikasi guru lanjut Latuconsina, bahwa proses untuk mendapat sertifikasi juga harus menjadi perhatian serius dari pemerintah, sebab yang diketahui untuk guru untuk.mendapat sertifikasi harus juga didukung dengan skil kemampuanya sehingga apa yang menjadi tanggungjawabnya dapat dikerjakan sesuai apa yang diterima sebagai guru penerima sertifikasi.

“Jadi sertifikasi itu secara langsung sudad dapat menunjukan skil kemampuannya dalam proses pembelajarannya,”ucapnya.

Untuk itu dalam pemberian sertifikasi guru, harus betul-betul disesuaikan dengan kemampuannya, sehingga hal ini harus menjadi perhatian penting bagi yang mengeluarkan sertifikasi.

Oleh : Gali Markalin

About admin

Check Also

Pemkab MTB Biayai 150 Guru Kuliah S1 Di UT Ambon

SAUMLAKI,N25NEWS.COM – Pemerintah Daerah Maluku Tenggara Barat (MTB) telah menandatangani nota kesepakatan atau Memorandum Of …