Penerapan PTSP Kemenag Ambon Masih Terkendala Anggaran

AMBON N25NEWS.COM-Sejak diberlakukan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang di Launching Menteri Agama (Menag) RI Lukman Hakim Saifuddin bertepatan dengan diresmikan penggunaan kantor baru Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, pada Sabtu (27/10/2018) tahun kemarin hingga saat penggunaan ruang PTSP Kemenag Kota Ambon masih belum difungsikan lantaran terkendala dengan keterbatasan anggaran.

Sementara tujuan didirkan PTSP sendiri untuk mempermudah pengurusan izin di Kanwil Kemenag Provinsi maupun Kemenag Kabupaten/kota lainnya di Maluku.

Dimana PTSP sendiri rmerupakan salah satu program Direktif Menteri Agama 2018 yang harus dimiliki setiap Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia.

Namun sayangnya penerapan PTSP di Kemenag Kota Ambon sebagai pusat Ibukota Provinsi Maluku masih terkesan diam ditempat, apa lagi dibeberapa Kabupaten lainnya yang dijadikan sampel juga masih terkesan sama sehingga apa yang diharapkan Kakanwil Kemenag Maluku Fesal Musaad belum bisa tercapai.

Terkait dengan PTSP Kemenag Kota Ambon saat dikonfirmasi Kasubag TU Saradju Kilrey, S.Ag pada N25 News.com, Jumat kemarin mengakui, kala ruang untuk pelayanan PTSP sudah disediakan namun hingga saat ini belum bisa difungsikan lantaran masih belum memiliki fasilitas pendukung lainnya yang semuanya masih membutuhkan anggaran.

Baca juga :   Natal Kemenag Maluku Bawa Pesan Persahabatan Untuk Indonesia

Sementara dalam anggaran Daftar Isian Pengguna Anggaran (DIPA) Kemenag Kota Ambon tahun 2019 tidak dialokasikan untuk pengadaan fasilitas KTSP, sehingga masih menunggu juknis tentang anggaran perubahan.

“Ini kan program Kemenag secara nasional dan kemarin itu ada beberapa Kemenag Kabupaten/kota yakni, Kota Ambon, Buruh dan SBT termasuk Kanwil yang telah diresmikan penggunaanya oleh Menag RI Lukman Hakim Saifudin tahun kemarin,”ungkapnya.

Namun yang menjadi kendala di Kemenag Kota Ambon kata Kilrey, meskipun ruang PTSP sudah disiapkan dan karena berhubung diakhir tahun anggaran, maka anggaranya hanya dikhususkan untuk penyediaan ruang PTSP dan tidak ada untuk fasilitas pendukung lainnya seperti pengadaan komputer maupun sistim jaringan lainnya dan ini merupakan kendal sehingga penerapan PTSP belum difungsikan.

Akan tetapi lanjut Kilrey dalam tahun ini pihaknya akan tetap berusaha agar PTSP sudah bisa difungsikan seperti apa yang diharapkan Menag dan Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku.

“Prinsipnya kami akan tetap jalankan PTSP karena ini program nasional Kemenag RI,”ujarnya lagi.

Reporter : Gali M

Editor : Redaksi

Check Also

Pulang Kampung, Pentury Bagikan Bantuan Tali Asih ke Dua Desa di SBB

SBB,N25NEWS.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama (Kemenag) RI, Thomas Pentury …

×

N25NEWS.com