Home / Pendidikan / Pengembangan Pendidikan Guru IPS Jadi Program Perdana FOGIPSI Maluku
Kiri : Pembicara Pada Diskusi Ilmiah FOGIPSI Wilayah Maluku, Dr. Johannis Takaria, M.Si, Tengah : Dewan Pembina FOGIPSI Pusat, Dr. Samuel Patra Ritiauw, M.Pd, Kanan : Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Ambon, Drs. J. Manuputty, M.Pd

Pengembangan Pendidikan Guru IPS Jadi Program Perdana FOGIPSI Maluku

AMBON,N25NEWS.COM- Pengembangan kapasitas pendidikan guru IPS di Maluku direncanakan akan menjadi program perdana Forum Guru IPS Seluruh Indonesia Wilayah Maluku (FOGISPI Maluku) usai dibentuk (21/07) lalu di Kampus B FKIP Unpatti Ambon.

Hal ini diakui oleh Dewan Pembina FOGISPI Pusat, Samuel Patra Ritiauw usai dikonfirmasi N25NEWS.COM melalui via seluler saat ini, Selasa, (24/07/18).

Kepada N25NEWS.COM dirinya mengatakan bahwa program pengembangan kapasitas pendidikan guru IPS di Maluku maupun di Kota Ambon kini tak terlepas dari usaha kerjasama yang dibangun oleh FOGIPSI Wilayah Maluku bersama dengan guru IPS Se-Kabupaten/Kota serta Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Se-Kabupaten/Kota di Wilayah Maluku.

“FOGIPSI merupakan salah satu mitra guru dalam hal belajar bersama. Jika ada masalah yang kemudian dihadapi oleh para guru maka FOGIPSI akan membantu”, Ucapnya.

Untuk itu, tujuan dibentuknya FOGIPSI Wilayah Maluku ditambahkannya tak lain ialah menjadi mitra kerja guru/patner kerja maupun turut dalam kegiatan MGMP berdampingan dan selalu bersinergi guna menghidupkan kembali seluruh MGMP yang sudah ada namun surut seperti yang diungkapkan Sekertaris Dinas Kota Ambon, J. Manuhuttu beberapa waktu lalu dalam pembentukan Forum tersebut.

“Kita bergandeng tangan bersama guru membantu guru, serta berdiskusi guna menyelesaikan beragam masalah pendidikan yang terjadi di Maluku khususnya pada pendidikan IPS”, tandasnya.

Apalagi berbicara soal IPS dalam Kurikulum 2013 dikatakan kita akan diperhadapkan pada dua masalah pokok diantaranya masalah sosial dan gejala sosial.

“Masalah sosial dan gejala sosial ini harus dapat dianalisis serta di interpretasikan dengan baik oleh guru sehingga pembelajaran IPS di sekolah dapat mampu berperan untuk membawa masyarakat Indonesia, masyarakat Maluku menjadi manusia berkarakter serta membentuk kepribadian guru,” pungkasnya.

Baca juga :   Program Pascasarjana IAKN Ambon Menerima Mahasiswa Baru Non PAK

Menutupnya, Ritiauw berharap salah satu visi utama FOGIPSI Wilayah Maluku dapat menjembatani masalah yang ada serta implementasinya sehingga pembelajarannya dapat bermakna bagi siswa hingga siswa kelak dapat memberikan kontribusi dalam menyelesaikan berbagai masalah sosial di masyarakat. (Amy Latuny)

About admin

Check Also

Program Pascasarjana IAKN Ambon Menerima Mahasiswa Baru Non PAK

AMBON,N25NEWS.COM – Sejak berdiri sampai Sekarang Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon,bersama-sama lembaga pendidikan lain …