Breaking News

Perayaan Nyepi: Temukan Moderasi Beragama Untuk Kebersamaan Umat

AMBON,N25NEWS.COM – Hindu akan merayakan Hari Suci Nyepi dan Tahun Baru Saka 1941 pada 7 Maret 2019. Selaku Kakanwil Kemenag Prov. Maluku, saya mengucapkan Selamat Hari Suci Nyepi dan Tahun Baru Saka kepada seluruh umat Hindu di Maluku.

Hari Suci Nyepi menjadi momentum bagi umat Hindu untuk menemukan jati diri. Menurutnya, hal itu penting mengingat di tengah dunia yang mengglobal, terkadang manusia kehilangan arah dalam mengenali jati dirinya.

“Nilai-nilai agama yang terkandung dalam Hari Suci Nyepi sepatutnya menuntun kita menuju arah yang baik dan terpuji.
Nyepi pada intinya adalah “menyepikan diri” agar seseorang dapat melaksanakan catur brata penyepian dengan baik. Sesuai namanya, Nyepi memerlukan suasana hening dan tenang. Karenanya, umat Hindu tidak menyalakan api, tidak bekerja, tidak bepergian, dan tidak menikmati hiburan, agar dapat sepenuhnya melakukan nyepi dan introspeksi diri atau mulat sarira.

“Jadikan Nyepi untuk melakukan renungan tentang apa yang sudah dilakukan di dunia ini seiring dengan bertambahnya usia, dan apa yang belum dilakukan untuk kebaikan hidup di masa mendatang.

Saya mengajak, umat Hindu untuk terus mengembangkan moderasi, baik dalam beragama maupun dalam kehidupan bersama sebagai bangsa. Sikap moderat adalah sikap memilih jalan tengah, tidak ekstrem, dan tidak berlebih-lebihan, baik dalam beragama maupun berbangsa.

“Mari kita rawat dan pelihara terus semangat moderasi beragama kita. Karena pada hakikatnya berindonesia adalah beragama, dan sebaliknya, beragama pada hakikatnya juga berindonesia.

Baca juga :   MTQ Buru Barometer Prestasi Menuju MTQ Nasional

Perayaan Hari Suci Nyepi tahun 2019 mengusung tema: “Melalui Catur Brata Penyepian Kita Sukseskan Pemilu 2019. Tema ini dinilai sangat relevan dan kontekstual.

“Mengabdi kepada bangsa dan mendoakan pemilu berjalan lancar, tertib dan damai, adalah bentuk pengamalan dari dharma negara atau kewajiban menjalankan perintah negara.

“Selamat Hari Suci Nyepi dan tahun baru Saka 1941. Semoga kita mampu berintrospeksi diri agar kehidupan kita di masa mendatang menjadi semakin membaik.
Untuk itu kepada seluruh umat beragama agar menjaga ketenangan, kedamaian, persaudaraan sesama kita. Jadikan hari besar keagamaan sebagai benteng kerukunan dan toleransi di tengah kemajemukan, saling menghormati dan menghargai sehingga terwujud perdamaian sejati. Ingat inti dan hakikat ajaran agana adalah menebarkan kedamaian sehingga terwujud masyarakat yang aman, damai, relegius dan sejahtera dalam bingkai NKRI dan dalam bingkai nilai nilai agama.

Mari kendalikan jemari, ubahlah sikap dengan memperbanyak senyum dan berbagi kasih dan nikmat.
Damaikan hati, tentramkan jiwa, cerdaskan pikiran agar kita memperoleh berkahNya. Bahagiakan sesama, maka kita akan lebih merasa bahagia.
Mari terus menjaga pengamalan nilai agama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Reporter : Gali M

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Bupati Maluku Tenggara Tinjau Kesiapan Kontingen MTQ Maluku Tenggara

NAMLEA,N25NEWS.COM – Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun seusai mengikuti Pelantikan Dewan Hakim, selanjutnya menunaikan …