Persidangan VII Klasis GPM Pulau Ambon Utara Berlangsung Di Gereja Sejahtera

AMBON,N25NEWS COM -Proses persidangan VII Klasis GPM Pulau Ambon Utara yang diikuti 17 jemaat berlangsung di Gereja Sejahtera Jemaat Poka.

Pembukaan sidang ditandai pemukulan tifa yang dilakukan MPH Sinode GPM Ny D Siaila didampingi Sekretaris Kota (Sekot) Pemkot Ambon A.G Latuheru dan Ketua Klasis GPM Pulau Ambon Utara Pdt Abraham Beresabby S.T berlangsung di Jemaat Poka Gerja Sejahtera Minggu pagi (31/3/2019).

Sidang klasis VII GPM Pulau Ambon Utara dengan sorotan tema”Allah Kehidupan, Tuntunlah Kami Membela dan Merawat Kehidupan,” dengan Sub tema, Menunjukan Tuhan dengn Bersama Meningkatkan Kualitas Pendidikan Untuk Kesejaheraan Masyarakat dan Ketahanan Bangsa, bertujuan untuk mempertanggung jawabkan seluruh rangkaian program yang telah dilakukan selama tahun 20108 dan merancang berbagai kegiatan untuk pelayanan tahun ini, tetapi itu semuanya bermuara kepada mutu kesaksian jemaat.

Walikota Ambon dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekot Ambon berharap, persidangan VII Klasis GPM Pulau Ambon Utara tahun 2019 ini bisa memberikan kontribusi secara konstitusional, terkait dengan eksistensi jemaat-jemaat GPM dalam kaitan dengan peraturan pokok tentang jemaat.

Baca juga :   Resmi Gereja Imanuel, Gubernur : Rumah Ibadah Simbol Kehadiran Tuhan

“Kita tentunya mengharapkan, supaya seluruh implementasi di jemaat tidak sampai berkontradiksi dengan peraturan pokok. Oleh karena itu, saya kira ini mesti lagi dicermati oleh teman-teman di klasis Pulau Ambon Utara agar kita semua bisa memberikan pikiran-pikiran yang konsruktif kembali, dalam kerangka perubahan peraturan pokok nanti di tahun 2020.

Bagi GPM, lanjut dia, persidangan klasis merupakan momentum yang benar-benar penting dan strategis, dalam rangka mendesain kerangka kerja. Kita harus melihat persidangan klasis dalam pendekatan-pendekatan yang jauh lebih komprensif.

“Kadang-kadang kita hanya melihat persidangan klasis itu hanya dalam pendekatan-pendekatan organisatoris saja, tetapi sebenarnya persidangan klasis adalah implementasi tata gereja dan peraturan polok,” tandasnya.

Reporter : Gali M

Editor : Redaksi

Check Also

Pulang Kampung, Pentury Bagikan Bantuan Tali Asih ke Dua Desa di SBB

SBB,N25NEWS.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama (Kemenag) RI, Thomas Pentury …

×

N25NEWS.com