Home / Ekonomi / Pertama Kali Launching Pesparani Di Gelar Megah

Pertama Kali Launching Pesparani Di Gelar Megah

AMBON,N25NEWS.COM – Launching Pertama Kali Pesta Paduan Suara Gerejani Nasional (PESPARANI) tak disangkali termasuk momentum yang digelar megah dan Provinsi Maluku menjadi tuan rumahnya.

“Padahal ini baru launchingnya saja, sedang untuk Pesparaninya baru akan digelar pada bulan oktober 2018 mendatang namun,” ungkap Plt.Gubernur Maluku sekaligus Ketua LP3KD Maluku, Zeth Sahuburua usai ditemui awak media kemarin malam (09/06/2018) Di Ambon.

Diakuinya, melihat suasana launching yang tergolong meriah ini membuatnya sempat tak percaya.

“Ini terjadi berkat kerjasama Yang baik antara seluruh pihak terlibat didalamnya baik seluruh unsur agama, pemerintah serta dukungan dari LP3KN bentukan Kementerian Agama Republik Indonesia sehingga apa yang saya pikir launching ini hanya biasa saja Akan tetapi diluar dugaan saya,” ucapnya bangga.

Ditempat yang sama, Ditjen Bimas Katholik, Kementerian Agama RI, Eusabius Binsasi katakan lembaga PESPARANI ini merupakan tanda kehadiran Pemerintah di tengah masyarakat Katolik dan sebagai wadah kerjasama membangun bangsa dan Gereja Katolik Indonesia.

“Selama ini umat Katolik Indonesia berjalan bersama Pemerintah dan Pemerintah berada di tengah-tengah umat Katolik. Lembaga yang baru dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Agama ini merupakan wadah yang menunjukkan eksistensi umat Katolik yang ikut berjuang di negeri ini,” tegas Eusabius.

Sebelumnya, dirinya menyebutkan Direktur Urusan Agama Katolik, Sihar Petrus Simbolon juga menyampaikan bahwa lembaga Pesparani ini merupakan kerinduan sebagian umat awam Katolik di berbadai daerah, terutama dari daerah Ambon.

“Pembentukan lembaga Pesparani Tingkat Nasional merupakan kerinduan sebagian umat Katolik Indonesia,” katanya.

Atas usulan tersebut, dirinya mengupayakan mewujudkan kerinduan umat dengan melakukan koordinasi dan kerjasama dengan Konferensi Waligereja Indonesia.

“Ini perjuangan berat dan mengalami dinamika yang membutuhkan kerja keras. Akhirnya, setelah 72 tahun Indonesia merdeka, umat Katolik Indonesia memiliki lembaga Pesparani Tingkat Nasional,” tandasnya.

Senada juga disampaikan Romo Agus Ulahayanan, Sekretaris Komisi Hubungan Agama dan Kepercayaan KWI ia  menyatakan bahwa Lembaga Pesparani berawal dari gerakan awam Katolik di Ambon, Maluku, kemudian diusulkan menjadi kegiatan Pesparani Tingkat Nasional.

“Saya senang, ini gerakan awam Katolik, bibitnya berawal dari Ambon. Menggaris bawahinya, Pesparani tidak hanya menampilkan lomba paduan suara atau kegiatan liturgis, tapi juga pemberdayaan spiritualitas awam yang bekerjasama dengan umat beragama lain,” tandas Ulahayanan.

Menutupnya, Dirinya menyatakan Lembaga ini merupakan wadah yang dibuat Gereja, disahkan dan difasilitasi Pemerintah, dan dimediasi Ditjen BImas Katolik Kementerian Agama RI. Perlu diingat bahwa lembaga ini merupakan ruang kerjasama antara awam dengan hierarki, juga kerjasama antara Gereja dengan Negara/Pemerintah. Sasaran utamanya adalah peningkatan iman Katolik,” tutup Ulahayanan.

About admin

Check Also

Sejumlah Warga Mengeluh Akibat NIK Tidak Terdaftar Saat Pembuatan e-KTP

AMBON,N25NEWS.COM -Sejumlah warga di Kota Ambon mengeluh akibat, Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak terdaftar …