Pesan Anak-Anak Kumunitas Ukulele Untuk Presiden Joko Widodo

AMBON,N25NEWS.com -Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada tangga 23 Juli 2020 sejumlah anak Maluku di kota Ambon yang tergabung dalam Amboina Ukulele Kids Community (AUKC) yang berbasis di desa Amahusu,menyampaikan pesan surat kepada Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo,yang dibacakan oleh salah satu anggota AUKC,Vira Lekatompessy.

“Beberapa bulan ini kami anak-anak di Maluku dan lainnya di Indonesia tidak bisa belajar di sekolah seperti biasanya,karena adanya pandemik Covid-19,sebagian dari kami masih bisa belajar di televisi melalui aplikasi belajar,leptop dan smart phone.Tetapi masih banyak teman-teman kami yang tidak bisa seperti kami,karena keterbatasan orangtua mereka,”kata Vira saat membacakan surat ke Presiden RI.

Menurut Vira,sebagaian besar anak-anak di Maluku,yang berada di kabupaten,khususnya di pulau-pulau terluar dan terpencil,tidak bisa mengakses jaringan internet untuk melakukan pembelajaran,seperti anak-anak di kota yang memiliki fasilitas untuk belajar secara online.

“Kami mengharapkan adanya perhatian lebih khusus kepada kami anak-anak di Maluku,untuk bisa mendapatkan fasilitas sekolah online yang sama seperti anak-anak di bagian barat Indonesia,”ujar Vira Lekatompessy.

Sementara itu di tempat yang sama.Kesia Tulalessy yang juga merupakan anggota AUKC,menyampaikan pesan surat kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim,terkait kondisi anak-anak Maluku di pelosok yang sangat terisolasi dan terus berjuang untuk bisa mendapatkan pendidikan yang layak.

Adapun,anak-anak di pelosok harus berjalan kaki sejauh puluhan kilometer,menyusuri pesisir pantai,bahkan melewati derasnya aliran sungai dan berbagai macam tantangan alam lainnya hanya untuk bisa belajar di sekolah.

Ironis,itulah yang terjadi pada pemerataan pembangunan di negeri ini.Selain itu,hal ini diperparah dengan kondisi trasportasi yang belum memadahi dan sarana-prasarana seperti bangunan sekolah yang sangat tidak layak dan memprihatinkan.

“Kami anak Maluku dan Indonesia Timur,juga ingin merasakan fasilitas yang sama seperti anak-anak di bagian barat Indonesia,”jelas Kesia Tulalessy.

Lebih lanjut,Kesia berharap adanya perhatian dari Presiden dan Mneteri Pendidikan,agar lebih memperhatikan kualitas pendidikan anak-anak di Maluku,”Kami juga memiliki kemampuan yang sama dengan anak-anak yang lain untuk bisa merubah Indonesia Timur lebih maju lagi,”tandas Kesia.
Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

Karya Branckly Picanusa Suport Kemajuan AUKC Untuk Dunia Ukulele Etnik

AMBON,N25NEWS.com-Pendiri sekaligus pelatih Amboina Ukulele Kids Community (AUKC) Nicho Tulalessy menyampaikan apresiasi yang luar biasa …