Breaking News

Perseteruan Anggota versus Kasat Pol PP Pemprof Maluku Memasuki Babak Baru

AMBON,N25NEWS.COM-Perseteruan antara anggota Satpol PP Provinsi Maluku dengan Kasat Pol PP semakin memanas dengan adanya rencana saling melaporkan antara kedua bela pihak,meskipun masih dalam tahap perencanaan untuk melaporkan satu sama lain,terlihat kedua belah pihak telah menabuh genderang perang.

Semakin panasnya peseteruan ini disebabkan adanya rencana dari pihak Kasat Pol PP Provinsi Maluku Titus Renwarin untuk melapor balik anggotanya dalam hal ini Stella Reawaruw dan kawan-kawan yang sebelumnya telah melaporkan Kasat Pol PP ke Kejaksaan Negeri Ambon,kamis (23/01/2019).

Stella Reawaruw dalam keterangannya kepada awak media mengatakan bahwa,”Jika pak Titus ingin melapor balik kami itu adalah haknya,tapi dari awal setelah saya penggrebekan terhadap Anita Yoseph yang yang juga Sekretaris Satpol PP yang terlibat dalam pengangkatan 48 Satpol PP berarti mereka terlibat dalam rekrutmen 1.300 Satpol PP yang diduga miliki SK tidak sah,”kata Reawaruw.

Sementara itu terkait dengan adanya rencana pelaporan balik dari pihak Titus terhadap Stella dan kawan-kawan,maka sedianya mereka telah siap dengan bukti-bukti dan data yang ada untuk siap meladeni pihak Titus.

Baca juga :   Peserta Dari Negeri Banda Nilai Panitia Lomba Perahu Belang Ambon Kurang Siap

“Saya sudah buat surat tertulis terkait dengan penggrebekan kepada Gubernur,Wakil Gubernur dan Sekda tetapi tidak ditanggapi,jadi kalau ada laporan balik,silakan kita sama-sama membuktikan,sebab kita lapor ke Kejaksaan itu dengan data yang lengkap,kalau tidak ada data lengkap buat apa kami mahu lapor dan kita bicara ini atas kebenaran,saya tidak takut dan siap ladeni pihak Pak Titus,”jelas Reawaruw.

Adapun pihak Kasat Pol PP membantah keras terkait adanya SK yang tidak sah dan tidak ada sama sekali,tetapi dugaan kuat bantahan Kasat Pol PP ternyata tidak beralasan,sebab k terbukti kuat bahwa Anita Yoseph sebagai Sekretaris tahu persis tentang rekrutmen anggota satpol PP 1.300 yang diduga kuat SKnya tidak sah.

“Saya mahu bilang bahwa katanya ada intimidasi dari pihak Kasat Pol PP, itu sama sekali kami tidak takut apalagi mahu cabut laporan itu tidak benar,saya laporkan apa yang benar,jadi sekali lagi saya tegaskan laporan ke kejaksaan tidak akan dicabut dan laporan itu saya tegaskan lanjut,” tandas Reawaruw yang juga asal desa Waai ini.

Penulis : Aris Wuarbanaran
Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Far-Far,Permasalahan Pertanahan Di Maluku Cenderung Menimbulkan Konflik Kepentingan

AMBON,N25NEWS.COM-Permasalahan pertanahan dalam masyarakat sering dan cenderung terjadi dimana hal tersebut telah menimbulkan konflik kepentingan …