Breaking News
Plt GM PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Pedi Sumanto

PLN Siap Amankan USBN Komputer dan Pemilukada

AMBON,N25NEWS.COM – Plt GM PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Pedi Sumanto menandaskan pihaknya akan tetap siap mengamankan pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) berbasis komputer.

Kepada awak media usai menghadiri bulan bhakti hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2019, di PLN Unit Layanan Pelanggang (ULPN) Ambon Kota,Kamis(30/1) Sumanto mengatakan, PLN secara perodek sudah melakukan berbagai kegiatan pemeliharaan profentik atau koretif sehingga sistem kelistrikan tetap dalam kondisi normal.

“Kalau cuaca tidak ekstrim yang disertai tidak ada hujan dan angin, kami yakin akses yang kami kelola sudah dipastikan handal dan aman,”ujarnya.

Bukan hanya itu, tapi PLN juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder yang terkait dengan kegiatan USBM maupun Pemilukada dan legislativ sehingga kedepan dapat berjalan sesuai yang diharapkan.

Sebelumnya Manager  Komunikasi PLN Unit Indik M2U Ramli Malawat mengatakan, pihaknya sudah menghadiri rapat dengan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku yang terkait dengan pelaksanaan USBN dan UNBK.

“Jadi rapat koordinasi PLN dengan dinas terkait, telah melakukan kesepakatan bersama  yang meminta lampu PLN tidak boleh padam selama pelaksanaan USBN dan PLN harus mendukung,”tandas Malawat.

Oleh karena itu sesuai protap pengalaman UNBK tahun-tahun sebelumnya, PLN turut membarikan dukungan dan peran dalam pelaksanaam ujian tersebut.

Namun yang harus menjadi perhatian PLN adalah bagaimana keandalan sistim dimana lampu tidak boleh padam.

Dengan demikian kata Malawat, pihaknya akan membuat SOP, kesiapan tenaga kerja atau petugas Yantek yang ditugaskan pada titik pelaksanaan ujian atau posko SMA pelaksanaan USBN, termasuk kesediaan genset mobile.

Terkait dengan genset lanjut Malawat, secara umum dengan keterbatasan genset, PLN tidak bisa menjangkau selama semua sekolah.

Mengatasi hal tersebut PLN meminta pihak Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan agar bisa melakukam pendataan di sekolah-sekolah penyelenggara UASBN terhadap kebutuhaan daya listrik sehingga jika sudah dilakukan pendataan dan diatasi dengan sendirinya sistim kelistrikan pada sekolah tersebut dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

“Takutnya itu ada penambahan peralatan, namun daya terpasang contohnya 1300 VA tiba-tiba ada alat yang ditambah sehingga secara otomatis alat pembatas daya akan jatuh akibat kelebihan daya sehingga perlu ada penambahan daya,”jelasnya.

Selain itu juga pihak sekolah juga harus bisa melakukan pemeriksaan sistim etalasi listrik maupun stop kontak yang semuanya menyangkut dengan sistim kelistrikan pada sekolah dan jika ada yang mengalami ganguan bisa dikoordinasi langsung dengan PLN maupun pihak instilatir agar permasalahan dapat teratasi.

“Prinsipnya kami PT PLN wilayah Maluku dan Maluku Utara siap untuk mendukung suksesnya pelaksanaan USBN,”optimisnya.

Penulis  : Gali M

Editor    : Redaksi

About admin

Check Also

Tahun 2024 Angka Kemiskinan Di Maluku Mencapai 13,43 Persen

AMBON,N25NEWS.COM-Dalam rangka percepatan penurunan kemiskinan di Provinsi Maluku dari sebelumnya angka kemiskinan 17,69 persen per …