Polres Malteng Tetapkan AN Sebagai Tersangka,Publik Harap Dapat Terungkap Aktor Intelektual Di balik Kasus Pasanea

MASOHI,N25NEWS.com – Setelah berjalan selama satu tahun Akhirnya Polres Maluku Tengah menetapkan Adiman Nurlete (19 th) salah satu pelaku utama sebagai tersangka dalam kasus pencurian dan kekerasan yang berujung meninggalnya Alm Dullah Patilouw di Pasenea Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah Maret 2019 silam.

Sebagaimana yang di sampaikan Kasat Reskrim Polres Maluku Tengah AKP Sahirul Awab pada media ini saat di konfermasi lewat WHATSHAP mengatakan bahwa setelah AN di tetapkan sebagai tersangka,saat ini lagi di lakukan pelengkapan BAP sebelum di limpahkan ke Kejari Malteng.

“Penetapan Adiman Nurlete ini juga di dasarkan pada pengakuan RT dalam persidangan di tambah saksi-saksi korban,”tegas Kasat Reskrim Polres Malteng ini.

Lebih lanjut Ia menegaskan setelah BAP Adiman Nurlete selesai dan secepatnya Polres Malteng akan segera melimpahkannya ke Kejaksaan Negeri Masohi untuk segera di sidangkan.

Ketika hal ini di konfermasi kepada istri Alm,Mama Nu mengatakan setelah mendengar kabar Adiman Nurlete di tetapkan sebagai tersangka,dirinya lansung lakukan syudud syukur atas kebesaran Allah SWT yang telah mendengar doa seorang janda.

Dia berharap dengan kinerja Polres Malteng yang baik,telah merespon perintah hakim dengan menetapkan Adiman sebagai tersangka dapat mengungkap juga aktor intelektual di balik meninggal suaminya.

Di tempat terpisah Farida Patilouw salah satu anak Alm Dullah Pattilouw berharap ,dalam BAP pihak Polres dapat mengukap fakta-fakta hukum tidak hanya terhenti pada 2 tersangka saja tapi juga dapat di kembangkan ke motif dan aktor intelektual di balik kasus ini.

Hal ini juga sejalan dengan tanggapan Publik,Taufik Akbar kepada N25NEWS.com menegaskan bahwa dia berharap sungguh pihak Polres dapat mengungkap kasus yang sudah berjalan selama setahun ini secara terang benderang sampai pada, kalau ada aktor Intelektual di balik kasus ini yang selama ini di sampaikan keluarga korban.

Sebagai masyarakat Akbar mengapresiasi kerja cepat Kejari dan Polres Maluku Tengah dalam merespon perintah Hakim tunggal Rivai Totuboya dalam kasus Pasanea ini yang memerintahkan penetapan tersangkah baru dan berharap kinerja yang baik ini akan selalu ada di Polres dan Kejari Malteng sehingga dirinya dan masyarakat kecil lainnya bisa mendapatkan keadilan.(**)

Check Also

Christina Tahya Minta Hakim Menghukum Pelaku Pembunuhan Adiknya Seberat- Beratnya

AMBON,N25NEWS.com-Sidang kasus pembunuhan Daniel Tahya yang di lakukan terdakwa Jeky Mustamu alias Gabriel Mustamu,warga desa …