Home / Kab Malteng / Program KotakKu Sasar Kelurahan Namasina
Lurah Namasina Kecamatan Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah Semuel Berahy

Program KotakKu Sasar Kelurahan Namasina

MASOHI,N25NEWS.COM – Program KotaKu atau program kota tampa kumuh yang merupakan  program Nasional,5 tahunan ini dengan sasaran adalah 100-0-100  yaitu 100 persen air bersih,0 perkumuhan dan 100 persen sanitasi.

Saat ini di kelurahan Namasina Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah telah memasuki tahap ke-2 dimana untuk pekerjaan fisik tahap pertama sudah rampung bulan Oktober kemarin .

Hal ini di sampaikan Lurah Namasina Kecamatan Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah Semuel Berahy saat di wawancarai radio N25 lewat sambungan telepon lansung dari kelurahan Namasina Masohi Kabupaten Maluku Tengah belum lama ini.

Jadi ungkapnya, untuk tahap ke dua nanti akan dikerjakan jalan setapak dengan mengunakan   dana BDI (Bantuan Dana Investasi) sebesar 145 juta,sedangkan untuk 90 juta untuk membagun 2 buah sumur bor dan  2 buah tower yang tingginya 3 m dan 5 m.

“Kenapa Kelurahan Namasina mendapatkan program tersebut,karena di antara 5 Kelurahan di Kota Masohi,kelurahan Namasina masuk dalam destinasi kelurahan kumuh,hal ini berdasarkan SK Bupati,”tandasnya.

Jadi nantinya program-program yang akan di jalankan kata Berahy akan di rembuk warga untuk menetapkan visi dan misi yang dicanangkan dalam RPLP (Rencana Penataan Lingkungan Pemukiman) didalamnya seluruh aspek,jadi program ini senergitas dengan program Pemda.

“Jadi proses program KotaKu di rencanakan oleh masyarakat dan di kerjakan juga oleh masyarakat dengan di damping oleh fasilitator yang merupakan  pendamping masyarakat,selain itu Semua program yang di rancang masyarakat itu harus  bersenergitas dengan program Pemerintah daerah (RPMJ) daerah,yang sesuai dengan visi dan misi kelurahan, kecamatan,kabupaten dan provinsi,”tutur Lurah Namasina ini.

Respon masyarakat sangat positif hal ini akui oleh Samuel Berahy Lurah Namasina,namun demikian dirinya selalu melakukan sosialisasi dengan mengaktifkan seluruh pengurus RT dan membentuk KSM (Kekompok Swadaya Masyarakat) mereka ini adalah kelompok yang bertanggung jawab untuk mengerjakan pekerjaan fisik.

“Jadi sistim kerjanya  70 persen bantuan BDI, 30 persen partisipasi masyarakat,sedangkan bahan non lokal yang dibelikan 100 persen dari dana BDI,”tambahnya.

Sedangkan dampak yang paling nyata dari program Kotaku,yaitu nanti kita bisa menikmati air bersih.Tapi katanya belum bisa bilang air minum karena belum di uji di Lab (Laboratorium),minimal kita menikmati air bersih yang layak.Karena khusus dikecamatan Kota Masohi hampir di seluruh kelurahan air PDAM itu mengalir kurang baik, Oleh karena itu ketika ada sumur bor sangat membantu masyarakat dalam pelayanan air bersih dan di pastikan tahun 2018 ini semua rampung.

Oleh Redaksi

 

 

About admin

Check Also

Korem 151/Binaiya Gelar Latgulbencal

MALTENG,N25NEWS.COM – Sebagai Komando Kewilayahan mempunyai tugas membantu Pemerintah Daerah dalam menangani bencana alam. Seperti …