Breaking News

Purimahua Ulas Makna Dibalik Jargon, “Mendidik Penguasa Memuliakan Rakyat”

PIRU,N25NEWS.COM – Menjelang perhelatan Pemilu legislatif 2019, disetiap sudut jalan di Kota Piru diramaikan dengan kehadiran baliho yang bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan para Caleg yang sedang bertarung untuk merebut kursi Legislatif 2019, baik di tingkat Kabupaten, Provinsi dan Pusat, serta calon perseorangan untuk merebut kursi DPD.

Setiap Baliho yang memperkenalkan dan mempromosikan para Caleg itu, juga disertai dengan jargon-jargon yang mencitrakan pemilik Baliho atau komitmen Caleg yang bertujuan untuk menarik perhatian Masyarakat.

Misalnya ada jargon, Bangkit Jaya Menang, Muda Peduli Inovatif, Siap Melayani Saka Mese Nusa dan Berani Jujur Empati, namun diantara pajangan baliho-baliho yang selalu mendominasi sisi jalan pusat keramaian tersebut, terdapat satu baliho yang mengusung jargon unik, yaitu Mendidik Penguasa Memuliakan Rakyat.

Untuk mengetahui secara jelas makna dari jargon tersebut, maka media ini langsung bertemu dengan Pemilik Baliho tersebut yakni, Frans Matheos Purimahua, SE.

Purimahua yang juga menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar SBB ini, saat ditemui di Piru, pada Kamis, (14/2) menyatakan bahwa, kekuasaan untuk menjalankan roda pemerintahan dan kontrol pemerintahan berada pada dua lembaga yaitu, eksekutif dan legislatif.

“Karena itu, pertarungan di Pemilu legislatif 2019 adalah dalam rangka untuk merebut kekuasaan kekuasaan di lembaga Legislatif” cetusnya.

Setelah itu, Frans menyatakan, tugasnya selanjutnya adalah mempengaruhi teman-teman di Eksekutif untuk berpikir jernih dan memperjuangkan kepentingan Masyarakat .”Sebab kekuasaan itu intinya adalah demi kepentingan kesejahteraan Masyarakat ” imbuh Purimahua.

Secara gamblang, mantan Ketua DPRD SBB ini mengungkapkan, nantinya dalam menjalankan fungsi sebagai anggota legislatif yakni fungsi pengawasan(Kontro),Fungsi Penetapan Anggaran (Budgetting) dan Penetapan Undang-Undang(Legislatif) akan dijalankan secara baik agar bersinergi dengan Lembaga Eksekutif dalam rangka keberpihakan pada peningkatan kesejahteraan Rakyat.

Oleh sebab itu, Para Pimpinan Eksekutif mulai dari Pimpinan Daerah sampai kepada OPD – OPD, harus menghasilkan Program-program yang menunjukkan keberpihakan pada Rakyat dan harus dibicarakan secara bersama, sehingga tidak ada istilah lagi program dibuat untuk kepentingan kelompok ataupun pribadi.

“Kita mendidik Mereka kembali, baik eksekutif maupun legislatif untuk melaksanakan fungsi-fungsinya untuk peningkatan kesejahteraan Rakyat ” ungkapnya.

Purimahua menegaskan mendidik bukan berarti mendikte, tetapi penekanan untuk menjalankan fungsi secara baik dan benar mulai dari perencanaan yang dibuat dalam rangka pemerataan pembangunan, sehingga bermuara pada kepentingan Masyarakat secara keseluruhan.

“Dalam rangka pemerataan, ketika Kita akan membahas dan menetapkan APBD, maka distribusinya harus merata sesuai dengan kebutuhan masyarakat ” kunci Purimahua.

Penulis  : Nicko Kastanja

Editor    : Redaksi

About admin

Check Also

Pariera,Hasil Konferda Dan Konfecab PDI.Perjuangan Provinsi MalukuAkan Di Evaluasi

AMBON,N25NEWS.COM-Konferda dan Konfercap Partai Demokrasi Perjuangan (PDI.P) Se Provinsi Maluku digelar di Gedung Baileo Siwalima …