Breaking News

Pusat Kajian Konstitusi Unpatti Gelar Seminar Perbatasan Negara Sebagai Manifestasi Kedaulatan Negara

AMBON,N25NEWS.COM-Pusat Kajian Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Pattimura Ambon melaksanakan seminar tentang perbatasan negara sebagai manifestasi kedaulatan negara  di Aula Fakultas Hukum selasa (21/05/2019).

Kepada awak media,Ketua Pusat Kajian Konstitusi Fakultas Hukum Unpatti Ambon DR.R.H.Nendissa,SH M.H mengatakan,masalah perbatasan kalau  di lihat dari sisi konstitusi ,hal ini penting  dikaji lebih lanjut karena ada hal-hal dan isu -isu penting yang dipaparkan di jelaskan  para narasumber dalam seminar.

Lebih lanjut Nendissa mengatakan kegiatan seminar ini melibatkan persertanya adalah mahasiswa yang lebih banyak adalah program studi ilmu hukum dari strata I dan strata II dan III,siswa siswi SMA dan Guru pendamping dan institusi terkait.

“Kenapa kita undang siswa siswi SMA karenai adalah bagian dari sosialisasi pancasila dan konstitusi maka kreatifitas kegiatan seminar ini juga menghadirkan siswa -siswi SMA bersama guru pendamping,”tambah Nendissa.

Diapun berharap dengan kegiatan seminar perbatasan Negara sebagai manifestasi kedaulatan Negara ini, semakin menambah wawasan dari setiap peserta bahwa bangga terhadap Maluku,bangga terhadap Indonesia dengan seluruh potensinya,

Namun demikian kata Nendissa lagi semua itu perlu dikelola secara baik,baik dari sisi regulasi maupun pengelolahan dari berbgai bidang karena potensi Indonesia cukup besar termasuk Maluku di dalamnya.

Baca juga :   PN Ambon Sita Eksekusi Terhadap 21 Aset Unidar Di Tulehu Yang Di Kelolah Yayasan Pendidikan Darussalam

“Kehadiran Wakil Gubernur yang juga memiliki potensi besar sejak beliau menjabat sebagai Bupati MBD hal itu memberikan pengalaman tersendiri dan lebih teknis dikembangkan Kepala Biro Pengelolaan Kawasan Wilayah Perbatasan,”ujar Ketua Kajian Konstitusi Fakultas Hukum Unpatti ini.

Hasil dari seminar ini kata Nendissa,karena ini adalah pusat kajian maka akan mengkaji lebih lanjut.Jadi seminar ini adalah tolak ukur bagi pengkajian -pengkajian lebih lanjut dan akan dihasilkan sebuah prosiding dalam bentuk litalatur buku dan tulisan-tulisan dari setiap narasumber akan digabungkan.

“Namun ada yang lebih dari itu,seperti yang disampaikan oleh Wagub bahwa mereka siap bersama dengan kami untuk mengkaji secara teknis apa yang menjadi kebijakan-kebijakan Pemda untuk ditindaklanjuti dan otomatis output dari kajian ini tidak hanya sekedar seminar tapi akan ditindaklanjuti,”ungkap Nendissa.

Harapannya apa yang dihasilkan saat ini bisa menjadi tolak ukur bagi Pemprov Maluku bahkan juga Pemerintah Pusat apalagi dengan kajian kajian doktor Jemmy tadi itu menjadikan isu penting untuk ditindaklanjuti ditingkat nasional nanti.

Editor :Redaksi

About admin

Check Also

Gebernur Maluku,Pemerintah Targetkan Tahun 2025 Sampah Plastik Berkurang 75 Persen

AMBON,N25NEWS.com-Gubernur Maluku,Irjen Pol.Drs.Murad Ismail mengatakan pemerintah melalui Dirjen Perhubungan Laut telah menargetkan di tahun 2025 …